TNI Angkatan Udara (TNI AU) kini memiliki 10 satuan baru yang menjadi upaya organisasi untuk memperkuat kesiapan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas.
Satuan-satuan tersebut berada di sejumlah bidang, mulai dari satuan operasi udara, pendidikan, pertahanan udara, hingga Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Selasa (6/10) merinci 10 satuan baru tersebut, yakni Skadron Udara 9, Skadron Udara 54, dan Skadron Pendidikan 106 Wingdik 100/Terbang.

Selain itu, terdapat Satuan Radar (Satrad) 206/Banjarbaru dan Satrad 208/Takalar. Sementara di jajaran Korpasgat, satuan yang dibentuk meliputi Divisi Parako II Pasgat, Brigade 4 Pasgat, Batalion 401, Batalion 402, dan Batalion 403.
Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan bahwa penambahan ini dilakukan guna meningkatkan kesiapan dalam menjaga kedaulatan wilayah udara negara.
“Penambahan kekuatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kesiapan dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional serta mendukung kepentingan pertahanan negara,” kata Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
Peresmian oleh Presiden Prabowo
Kesepuluh satuan tersebut diresmikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (5/10).
Pada kesempatan yang sama, Prabowo turut meresmikan 189 satuan baru TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan lima satuan baru TNI Angkatan Laut (TNI AL). Secara keseluruhan, terdapat 204 satuan baru dari tiga matra TNI yang diresmikan dalam agenda tersebut.