Iklan

Menteri Pendidikan Membuka Peluang Kerjasama Akademisi Indonesia-China

Inti berita

Menteri pendidikan ingin generasi muda dapat berkembang di era yang serba digital ini dengan menyalurkan kerjasama antara kedua negara dibidang riset

Foto: Menteri Pendidikan

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mendorong penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan sektor industri Indonesia dengan China guna mempercepat inovasi terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Brian saat membuka perhelatan China Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Denpasar, Minggu (4/10/2026).

Menteri ingin generasi muda belajar dengan china terkait riset dan akademik

Brian menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi dan pelaku industri untuk menjembatani hasil penelitian laboratorium dengan kebutuhan praktis di lapangan untuk membekali anak muda dengan keterampilan di era yang serba cepat ini.

"Kolaborasi antara industri dan universitas dapat membawa penelitian lebih dekat dengan kebutuhan praktis, mempercepat inovasi, sekaligus membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan di era perubahan cepat," ujar Brian.

Pemerintah membuka peluang

Guna mewujudkan target tersebut, pemerintah membuka peluang bagi perguruan tinggi dan lembaga riset nasional untuk memperdalam kerja sama strategis dengan Universitas Tsinghua, salah satu kampus dengan reputasi global terkuat di bidang sains dan teknologi untuk mengembangkan pengetahuannya.

Bentuk kerja sama yang ditawarkan meliputi riset bersama (joint research), pertukaran akademisi, program gelar ganda, hingga pengembangan talenta berbasis kebutuhan industri.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Dapatkan notifikasi di perangkat Anda setiap ada berita baru di Ekonomi.

Komentar

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu