Arsip Tag: Renovasi

Sinergi Pemkot Magelang dengan LAZISMU Renovasi Rumah Warga

Lingkar.co – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LAZISMU Kota Magelang yang selama ini konsisten bersinergi dengan pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, salah satunya bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kamis (22/1/2026).

“Ini contoh nyata kolaborasi antara Pemkot Magelang dan LAZISMU. Sasarannya adalah warga Kota Magelang tanpa melihat latar belakang,” ujar Damar saat serah terima simbolis RTLH warga RW 20 RT 06 Nambangan, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Damar bilang, Pemkot Magelang juga menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga lain seperti Baznas, PSMTI, serta program CSR Bank Jateng dan pihak lainnya sebagai wujud komitmen melayani masyarakat.

“Kami terus mendata rumah tidak layak huni untuk diperbaiki agar menjadi hunian yang layak ditempati,” katanya.

Damar juga meminta peran aktif RT dan RW untuk mendata warga yang rumahnya masih tidak layak huni dan segera melaporkannya kepada lurah atau camat. Dengan keterbatasan anggaran, Pemkot akan terus menggandeng berbagai lembaga agar seluruh warga Kota Magelang dapat tinggal di rumah yang layak.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Magelang, Nugroho Adibroto, menjelaskan, program bedah rumah pada tahun 2025 dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Wates dan Nambangan, termasuk rumah milik Agus Romadhon tersebut.

“Pak Agus sebelumnya juga merupakan penerima manfaat bantuan pengobatan untuk anaknya. Untuk bedah rumah ini, kami menganggarkan sekitar Rp28 juta yang digunakan untuk perbaikan dinding, lantai, dan kamar mandi,” jelasnya.

Sebelum direnovasi kondisi rumah belum diplester lantainya, tidak memiliki sekat ruangan, serta sanitasi yang kurang layak. Proses pengerjaan semula ditargetkan selesai dalam tiga minggu, namun sempat molor menjadi satu bulan karena Agus mengalami gangguan kesehatan jantung.

“Alhamdulillah sekarang rumah sudah lebih layak, bahkan ditambah ruang kecil untuk usaha istri Pak Agus,” tuturnya.

Rasa syukur diungkapkan Agus Romadhon (48), rumah yang ia tempati bersama istri dan anaknya kini berubah menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman. Meski hanya berukuran 5 x 8 meter, namun telah dipermak sedemikian rupa.

Dalam renovasi tersebut, disediakan pula ruang kecil yang akan difungsikan sebagai warung sederhana untuk menunjang perekonomian keluarga.

Agus mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya, terlebih anak bungsunya yang berusia lima tahun tengah menderita meningitis sehingga membutuhkan lingkungan rumah yang bersih dan layak untuk pemulihan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada LAZISMU dan Pak Wali Kota yang sudah membantu memperbaiki rumah kami. Sekarang rumahnya jauh lebih baik dan nyaman untuk ditinggali,” ungkap Agus saat peresmian rumahnya, Senin (19/1/2026) sore.

Setiap hari Agus bekerja sebagai buruh bangunan. Namun, akibat penyakit jantung yang dideritanya, ia berencana beralih profesi dengan berjualan dari rumah. (*)

Pemkab Pati Resmikan Renovasi GOR Pesantenan, Sudewo: Tambah Kemewahan Kota

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati meresmikan renovasi Gelanggang Olahraga (GOR) Pesantenan Puri, Pati, Rabu (17/12/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Pati Sudewo didampingi Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.

“Kali ini kami melakukan peresmian renovasi GOR Pesantenan Puri di Kota Pati,” ujar Sudewo.

Bupati Sudewo mengatakan peresmian tersebut menandai selesainya renovasi tahap pertama GOR Pesantenan yang bertujuan meningkatkan kenyamanan dan tampilan fasilitas olahraga di Kota Pati.

Pemkab Pati, katanya, akan melanjutkan renovasi tahap kedua pada tahun 2026. Fokusnya pada penataan lingkungan dan perluasan halaman di sisi barat atau belakang gedung GOR.

“Renovasi ini adalah perbaikan GOR Pesantenan tahap pertama. Nanti di tahun 2026 akan kami lanjutkan di tahap kedua utamanya penataan lingkungan dan perluasan halaman di sebelah barat atau belakang GOR Pesantenan itu,” ujarnya.

“Nanti kami akan memakai lahan Perhutani ke baratnya kurang lebih 40 meter sehingga halaman ini lebih luas dan bisa mendukung kemegahan dan kenyamanan pemakaian GOR Pesantenan,” imbuhnya.

Sudewo berharap GOR Pesantenan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Kabupaten Pati, baik untuk kegiatan olahraga maupun seni dan budaya.

“Jadi kami berharap GOR Pesantenan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Pati untuk melakukan ajang presentasi olahraga maupun seni dan budaya. Mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai harapan kita,” katanya.

Menurutnya, keberadaan GOR Pesantenan yang telah direnovasi turut menambah kemegahan Kota Pati. Ke depan, Pemkab Pati juga berencana melanjutkan pembenahan fasilitas publik lainnya.

“Satu gedung GOR Pesantenan ini sudah menambah kemegahan dan kemewahan Kota Pati. Insya Allah nanti kita lanjutkan renovasi Stadion Joyo Kusumo dan beberapa fasilitas yang lain yang akan merubah penampilan Kota Pati menjadi jauh lebih baik,” ujarnya.

Terkait anggaran, Sudewo menyebut renovasi tahap pertama GOR Pesantenan menghabiskan dana sekira Rp 6 miliar. Pada tahap berikutnya, Pemkab Pati menyiapkan anggaran sekitar Rp 4,5 miliar.

“Tahun berikutnya kami akan melanjutkan sekitar 4,5 miliar untuk penataan halaman dan beberapa kios,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kios-kios yang berada di kawasan GOR Pesantenan tidak akan digusur dan tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

“Kios yang berada di GOR ini tidak akan kami gusur, masih berada dalam lingkungan ini. Masih bisa beraktivitas seperti biasa,” pungkas Sudewo. (*)

Jadi Ikon Pati, Sudewo Rencanakan Renovasi Masjid Baitunnur

Lingkar.co – Bupati Pati Sudewo berencana merenovasi Masjid Baitunnur yang terletak di sekitar Alun-Alun Pati. Bahkan, sebagai bentuk keseriusannya Sudewo bersama perusahan jasa konsultan arsitek sudah melaksanakan kunjungan untuk melihat langsung kondisi Masjid Baitunnur pada Sabtu (1/3/2025) lalu.

Menurut Sudewo, Masjid Baitunnur memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Dan kini menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Pati.

“Didesain oleh arsitek ternama Indonesia pada tahun 1978, dan masjid ini memiliki nilai historis yang sangat tinggi. Kini, kami akan melanjutkan kemegahannya dengan perbaikan yang akan dilakukan oleh salah satu perusahan jasa konsultan terbaik saat ini yang ada si Indonesia, yaitu PT Penta, konsultan arsitektur,” ungkap Sudewo.

Sudewo mengatakan renovasi yang akan dilakukab bertujuan untuk memberikan sentuhan terbaru. Dengan menambah nilai seni dan estetika yang ada pada Masjid Baitunnur.

Sudewo berharap renovasi yang dilakukan bisa menambah keindahan dan kemegahan Masjid Baitunnur. Sekaligus bisa menjadi simbol kebangkitan Kabupaten Pati menuju perkembangan yang lebih modern dan berbudaya.

“Dengan desain terbaru, masjid ini diharapkan tidak hanya akan menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman, tetapi juga menjadi pusat budaya yang mampu menambah semangat dan kebanggaan masyarakat Pati,” harapnya.

Lebih lanjut, ia berharap program ini mendapat dukungan dari seluruh masyarakat agar pembangunannya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi Kabupaten Pati. (*)

Penulis: Miftah

Sambut Bupati Baru, Pemkab Pati Renovasi Kompleks Pendopo Kabupaten

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan sejumlah renovasi kompleks Pendopo Kabupaten Pati. Proyek renovasi ini menelan anggaran sekira Rp 1,4 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Jumani menyampaikan renovasi dilakukan dalam rangka menyambut Bupati dan Wakil Bupati Pati yang baru yang akan dilantik pada 20 Februari 2025.

Selain pendopo kabupaten, katanya, renovasi juga dilakukan di rumah dinas bupati Pati.

“Untuk menyongsong pak pimpinan yang baru sehingga ada perbaikan-perbaikan dengan sarpras di ruangan dan di rumah dinas,” kata Jumani, kemarin.

Jumani mengungkapkan anggaran yang digelontorkan untuk renovasi ini sekira Rp 1,4 miliar.

“Dengan anggaran 1,4 Miliar itu dilelangkan di BPJ dan mudah-mudahan segera diselesaikan secepatnya ya,”paparnya.

Ia mengaku sebelum melakukan renovasi ini, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Soedewo dan Risma Ardhi Chandra selaku Bupati dan Wakil Bupati Pati terpilih.

“Kita komunikasi dengan biliau mana saja yang harus diperbaiki intinya untuk kenyaman pak bupati dan wakil bupati terpilih,”ungkapnya.

Dirinya pun berharap adanya renovasi ini, Bupati dan Wakil Bupati Pati yang baru merasa lebih nyaman. Sehingga tidak terganggu dalam menjalankan pekerjaan yang diemban. (*)

Penulis: Miftah

Rencana Renovasi Gedung PCNU Kota Semarang Telan Rp 10 Miliar

Pemkot Semarang memberikan hibah Rp 10 Miliar untuk pembangunan renovasi gedung PCNU Kota Semarang yang dikelola secara mandiri. Adapun kekurangan anggaran akan diupayakan secara mandiri.

Lingkar.co – Renovasi pembangunan gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang menelan Rp10 Miliar. Dana tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Ketua panitia pembangunan H. Farid Zamroni mengungkapkan, desain bangunan dari basement sampai lantai lima dengan total anggaran dari Pemkot Semarang Rp 10 M dan total luas lahan 2 645 m²

“Ada perkantoran Badan Otonom (Banom), dan pertokoan di lantai satu kemudian aula yang lebih besar biar bisa disewakan untuk acara warga seperti resepsi pernikahan,” kata Farid disela kegiatan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama dan peletakan batu pertama renovasi pembangunan PCNU Kota Semarang, Sabtu (1/2/2025) pagi

Lebih jauh ia menjelaskan, renovasi gedung PCNU tersebut dilengkapi dengan adanya akses khusus bagi penyandang disabilitas dan lift.

“Gedung baru ini dengan fasilitas lift, parkir yang memadai di basement dilengkapi sistem pompa jika ada luapan air hujan,” urainya.

Farid bilang, dana sebesar Rp 10 M tersebut dikelola secara mandiri dan profesional oleh PCNU Kota Semarang. Diperkirakan pula adanya donasi umum atau lelang amal untuk menutup kekurangan anggaran.

“Dana 10 M itu untuk jadi sesuai gambar saja, masih ada finishing yang harus upayakan secara mandiri,” ungkapnya.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri acara peringatan Harlah ke-102 NU dan peletakan batu pertama renovasi gedung PCNU Kota Semarang. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat menghadiri acara peringatan Harlah ke-102 NU dan peletakan batu pertama renovasi gedung PCNU Kota Semarang. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Sebagai informasi, sejumlah kiai sepuh hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, hadir pula Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Ketua MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Darodji, ketua Baznas RI Prof Dr. Kh. Noor Ahmad dan sejumlah kader NU yang jadi anggota legislatif dari berbagai partai politik.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan Izin Operasial Pondok Pesantren NU Kota Semarang dari Kementrian Agama (Kemenag) Kota Semarang, dan penanda tanganan kerja sama antara MAK NU 01 Kota Semarang dengan lembaga pendidikan, pelatihan dan kursus digital marketing Aulia Persada.

Ketua PCNU Kota Semarang, Dr KH Anasom MHum menuturkan, rencana kegiatan ini mundur dari yang telah diagendakan semula karena padatnya agenda kegiatan Harlah NU dan kesibukan Wali Kota Semarang.

Hadiri Peresmian Gedung Serbaguna Pepabri Jateng, Ahmad Luthfi Sebut Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Lingkar.co Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI (Pepabri) disebut menjadi salah satu elemen pembangunan penting pembangunan Jawa Tengah ke depannya. Terlebih lagi Ahmad Luthfi yang merupakan peraih suara terbanyak Pilgub Jateng 2024 itu, adalah anggota organisasi purnawirawan TNI dan Polri tersebut.

Ahmad Luthfi menyebut Pepabri sangat solid dan anggota tersebar hingga tingkat kecamatan. Selain jumlah yang besar dan soliditas kuat, anggota Pepabri juga disebut selalu memiliki jiwa pengabdian.

“Usia boleh pensiun tapi pengabdian akan selamanya,” kata Ahmad Luthfi usai acara peresmian dan syukuan renovasi pembangunan gedung serbaguna DPD Pepabri Provinsi Jateng di Jalan Hasanudin Kota Semarang, Rabu 15 Januari 2025.

Jiwa pengabdian serta menjaga nilai-nilai kebangsaan oleh anggota Pepabri juga disebut sebagai salah satu teladan bagi anak-anak muda generasi saat ini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Pepabri, Komjen Pol (Purn) Drs Yun Mulyana mengatakan, Pepabri akan tetap menjadi mitra pemerintah.

Caranya dengan mendukung program-program pembangunan pemerintah daerah Jawa Tengah. Untuk mensukseskannya, maka Pepabri tetap berpegang teguh pada soliditas TNI dan Polri. Hal itu sebagai jaminan tegaknya negara.

Sebagai purnawirawan TNI dan Polri harus tetap memiliki watak sebagai prajurit serta tetap mengabdi pada negara.

“Soliditas itu bisa tercapai asalkan tetap bersatu, tak hanya dalam bentuk seremonial tapi menyatu dalam jiwa untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata Yun Mulyana.

Sementara itu, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana berharap gedung Pepabri bisa digunakan untuk kepentingan internal maupun masyarakat sekitar.

Gedung serbaguna itu juga diharapkan sebagai bangunan untuk menggalang solidaritas, persatuan dan kesatuan.

Di sisi lain, ia juga mengapresiasi peran para purnawirawan yang terus memiliki jiwa pengabdian meski sudah purna tugas dari korps masing-masing.

Salah satunya ikut menjaga kondusivitas Jawa Tengah di tahun polituk tahun 2024 lalu, sehingga pelaksanaan pileg, pilpres dan pilkada berjalan tertib, serta kondusivitas Jateng tetap terjaga dan adem.