Iklan

34 Perjalanan KA Daop 4 Semarang Nyaris 100 Persen Tepat Waktu pada Semester I 2026

Inti berita

KAI Daop 4 Semarang kembali mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang Semester I 2026. Sebanyak 34 perjalanan kereta api (KA) dengan keberangkatan…

34 Perjalanan KA Daop 4 Semarang Nyaris 100 Persen Tepat Waktu pada Semester I 2026
Catatan keberangkatan awal di wilayah Daop 4 Semarang nyaris 100 persen sepanjang Semester 1 2026. (dok KAI)

KAI Daop 4 Semarang kembali mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang Semester I 2026. Sebanyak 34 perjalanan kereta api (KA) dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 Semarang berhasil mencatatkan tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) yang nyaris mencapai 100 persen.

Capaian tersebut menjadi bukti komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan tepat waktu bagi masyarakat.

Selama periode Januari hingga Juni 2026, puluhan perjalanan kereta api dari Daop 4 Semarang melayani berbagai kota tujuan di Pulau Jawa, mulai dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Solo, Purwokerto, Cilacap, Cepu, Tegal, Brebes, hingga Cirebon.

Layani Berbagai Kota Tujuan di Pulau Jawa
Sebanyak 34 perjalanan yang mencatatkan OTP nyaris sempurna terdiri atas 12 perjalanan menuju Jakarta, di antaranya KA Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Merbabu, Gunungjati, Menoreh, Tawang Jaya Premium, Tawang Jaya, dan Tegal Bahari.

Selain itu, terdapat dua perjalanan KA Ambarawa Ekspres menuju Surabaya, tiga perjalanan KA Kamandaka menuju Purwokerto dan Cilacap, tujuh perjalanan KA Kaligung menuju Tegal, Brebes, dan Cirebon Prujakan, dua perjalanan KA Banyubiru menuju Solo, empat perjalanan KA Kedungsepur relasi Semarang Poncol–Ngrombo, dua perjalanan KA Blora Jaya menuju Cepu, serta satu perjalanan KA Ciremai menuju Bandung.

OTP Keberangkatan Penumpang Tembus 99,45 Persen

Secara keseluruhan, KAI Daop 4 Semarang juga mencatat tingkat ketepatan waktu yang tinggi untuk seluruh layanan selama Semester I 2026.
Untuk kereta api penumpang, tingkat ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,45 persen, sedangkan ketepatan waktu kedatangan sebesar 95,83 persen.

Sementara pada layanan kereta api barang, OTP keberangkatan tercatat 97,65 persen, sedangkan OTP kedatangan mencapai 98,06 persen.

Hasil Disiplin Operasional dan Sinergi Seluruh Petugas

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari disiplin operasional serta koordinasi yang kuat di seluruh lini pelayanan.

"Keberhasilan 34 perjalanan KA keberangkatan awal Daop 4 Semarang mencatatkan ketepatan waktu yang nyaris 100 persen merupakan bukti nyata komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Capaian ini menunjukkan bahwa koordinasi dan disiplin operasional di seluruh lini berjalan sangat baik, mulai dari petugas pengatur perjalanan kereta api, masinis, petugas stasiun, hingga tim perawatan sarana dan prasarana," ujar Luqman.

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan ketepatan waktu tidak lepas dari berbagai langkah strategis yang terus dilakukan perusahaan.

KAI Daop 4 Semarang terus memperkuat koordinasi antara Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop), petugas stasiun, dan masinis agar pengaturan perjalanan semakin efektif serta responsif terhadap berbagai kondisi di lapangan.

Selain itu, pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara berkala, didukung kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meminimalkan potensi gangguan perjalanan.

Perusahaan juga memanfaatkan sistem pemantauan secara real-time untuk mendeteksi potensi hambatan sejak dini, disertai evaluasi operasional secara rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Ketepatan Waktu Tingkatkan Kepercayaan Pelanggan

Luqman menambahkan, tingginya tingkat ketepatan waktu memberikan manfaat langsung bagi pelanggan karena mampu menciptakan kepastian dalam merencanakan aktivitas maupun perjalanan lanjutan.

"Dengan jadwal perjalanan yang semakin tepat waktu, pelanggan dapat merencanakan aktivitasnya dengan lebih pasti. Ketepatan waktu tidak hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan pengalaman perjalanan yang lebih baik. Capaian ini akan terus kami jaga melalui peningkatan pelayanan, keselamatan, dan keandalan operasional," pungkasnya. ***

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu