Iklan

Ansor Gandeng DPD RI, Kemandirian Ekonomi Kader Jadi Fokus

Inti berita

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang menggandeng anggota DPD RI Casytha Arriwi Kathmandu untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi…

Ketua Ansor Kota Semarang, Arif Rahman bersama DPD RI, Casytha Arriwi Kathmandu saat menghadiri acara Ansor Connect. (dok Alan Henry)

Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang menggandeng anggota DPD RI Casytha Arriwi Kathmandu untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi kader. Kerja sama tersebut mengemuka dalam kegiatan Ansor Connect yang digelar di Aula PCNU Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026).

Ketua GP Ansor Kota Semarang, Arif Rahman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara GP Ansor Kota Semarang dengan DPD RI. Menurutnya, selain mendapatkan pemahaman mengenai Empat Pilar Kebangsaan, kader juga diharapkan dapat memperoleh ruang untuk mengembangkan program organisasi.

“Memang baru pertama kali ini DPD RI bekerja sama, berkolaborasi dengan Ansor,” ujar Arif.

Ia menyebut Casytha tidak hanya menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI, tetapi juga memiliki peran di organisasi kepemudaan sebagai Ketua DPD KNPI Kota Jawa Tengah. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang lebih luas untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan GP Ansor.

Arif mengatakan materi Empat Pilar Kebangsaan nantinya akan kembali disosialisasikan kepada kader GP Ansor Kota Semarang. Namun, bagi Ansor, tindak lanjut yang tidak kalah penting adalah merumuskan program bersama yang dapat memberikan manfaat bagi kader dan organisasi.

“Nah, harapan beliau nanti pasca sosialisasi ini coba kita konsep skema program-program prioritas yang ada di kami. Nanti kita akan sampaikan aspirasi kami kepada Mbak Kasita. Siapa tahu nanti Mbak Kasita bisa merealisasikan dengan posisi beliau di DPD RI,” jelasnya.

Ansor Dorong Kader Mandiri Secara Ekonomi

Arif menjelaskan, salah satu fokus GP Ansor Kota Semarang saat ini adalah mendorong kader agar mampu mandiri secara ekonomi. Hal tersebut sejalan dengan visi organisasi yang mengedepankan semangat mandiri, berdikari dan gotong royong.

Menurutnya, kemandirian tersebut tidak hanya diarahkan untuk kepentingan kader secara individu, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat organisasi.

“Fokus dari Ansor adalah kita punya visi misi adalah mandiri, berdikari dan gotong royong. Bagaimana kader Ansor Banser yang ada di Kota Semarang ini menumbuhkan kemandirian ekonomi. Baik untuk kadernya maupun untuk organisasinya,” katanya.

Sebagai bentuk konkret, GP Ansor Kota Semarang berencana meluncurkan bantuan gerobak usaha dalam agenda pelantikan kepengurusan yang direncanakan berlangsung pada 26 September malam.

Gerobak tersebut akan digunakan untuk sejumlah jenis usaha, mulai angkringan, penjualan minuman hingga fried chicken. Rencananya, bantuan disiapkan di 16 titik kecamatan, dengan minimal satu titik di setiap kecamatan.

Pengelolaan usaha akan dilakukan kader di tingkat PAC maupun ranting. Sementara PC GP Ansor Kota Semarang akan melakukan pemantauan agar usaha tersebut dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi kader maupun organisasi.

Saat ini, Arif menyebut terdapat sekitar 12 UMKM binaan yang telah disiapkan untuk dikembangkan. Jenis usaha tersebut meliputi angkringan, penjualan kopi, fried chicken dan minuman.

“Kalau binaan hari ini kurang lebih ada 12. Yang sudah kita siapkan untuk angkringan, jual kopi, kemudian untuk jual fried chicken, sama jual minuman itu ada 12. Makanya pasca sosialisasi ini kita ada lanjut koordinasi untuk pemantapan itu,” ungkapnya.

DPD RI Siap Kolaborasi Wujudkan Semarang Berdikari

Sementara itu, Casytha Arriwi Kathmandu mengatakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan program wajib bagi seluruh anggota MPR RI. Dalam kegiatan tersebut, ia sengaja berkolaborasi dengan GP Ansor Kota Semarang untuk memperluas pemahaman kader mengenai nilai-nilai kebangsaan.

“Ini sebetulnya adalah program wajib dari seluruh anggota MPR RI. Hari ini kita kolaborasi dengan teman-teman Ansor,” kata Casytha.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara DPD RI dengan kepengurusan baru GP Ansor Kota Semarang yang meski belum dilantik, susunan kepengurusannya telah terbentuk.

Casytha juga menyambut positif visi GP Ansor Kota Semarang yang mengusung semangat mandiri, berdikari dan gotong royong. Menurutnya, kemandirian ekonomi memiliki kaitan dengan kemampuan organisasi dan kader dalam menentukan sikap serta arah masa depan.

“Kita support penuh karena mandiri secara ekonomi itu kan bisa membuat kita nih independen dalam menentukan pendapat kita sendiri, arah masa depan kita sendiri,” ujarnya.

Casytha berharap kolaborasi antara DPD RI dan GP Ansor Kota Semarang dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Insyaallah nanti kami akan kolaborasi dengan Ansor Kota Semarang mewujudkan Kota Semarang yang berdikari,” pungkasnya. ***

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu