Iklan

BAGANA Gerak Cepat Evakuasi Ratusan Korban Keracunan MBG Bersama TNI/Polri

Inti berita

Banser Siaga Bencana (BAGANA) Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, bergerak cepat membantu proses evakuasi korban dugaan keracunan makanan dalam program Makan…

BAGANA Gerak Cepat Evakuasi Ratusan Korban Keracunan MBG Bersama TNI/Polri

Banser Siaga Bencana (BAGANA) Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, bergerak cepat membantu proses evakuasi korban dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (23/9/2026).

Dalam penanganan tersebut, relawan BAGANA Bawang bergerak bersama unsur TNI/Polri, PMI Kabupaten Batang, serta Puskesmas Kecamatan Bawang untuk membantu mengevakuasi warga yang mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan MBG.

Perwakilan BAGANA Jawa Tengah, Nooryanto, mengatakan penanganan dilakukan secara cepat karena jumlah warga yang mengalami gejala terus bertambah sejak Rabu sore hingga malam hari.

"Teman-teman BAGANA bersama TNI, Polri, PMI dan Puskesmas bergerak cepat membantu evakuasi para korban. Kondisinya cukup mendesak karena korban terus berdatangan," kata Nooryanto.

Berdasarkan pemantauan hingga Rabu malam, jumlah korban yang terdata mencapai ratusan orang. Data yang diterima relawan sempat mencatat 244 korban, kemudian jumlah korban terdata kembali bertambah hingga mencapai sekitar 411 orang.

Para korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis, termasuk di RSUD Kalisari Batang dan fasilitas kesehatan lainnya.

Peristiwa tersebut bermula setelah makanan MBG didistribusikan pada Rabu, 23 September 2026, dari dapur MBG kepada 11 sekolah, mulai dari jenjang PAUD, SD, MTs hingga MA di lingkungan sekolah Ma'arif. Selain pelajar, makanan juga disebut didistribusikan kepada sejumlah warga sesuai dengan jatah penerima.

Sejumlah penerima makanan mulai merasakan gejala setelah mengonsumsi makanan sekitar pukul 13.00 WIB. Gejala kemudian semakin terasa pada sore hari.

Sebagian warga yang mengalami keluhan terlebih dahulu mendatangi Puskesmas Kecamatan Bawang. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka diduga mengalami keracunan atau dampak setelah mengonsumsi makanan.

Korban kemudian terus berdatangan untuk mendapatkan pertolongan medis. Proses evakuasi berlangsung sejak sekitar pukul 15.00 WIB hingga tengah malam.

Nooryanto menjelaskan, kondisi tersebut membuat unsur relawan bersama aparat bergerak melakukan mobilisasi untuk membantu warga menuju fasilitas kesehatan.

"Karena situasinya urgen, yang paling utama adalah bagaimana korban bisa segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke fasilitas kesehatan," ujarnya.

Dalam proses evakuasi, unsur TNI dari Koramil dan personel Polsek setempat turut membantu. Relawan Ansor-Banser melalui BAGANA juga mengerahkan personel dan kendaraan untuk membantu mobilisasi para korban.

Gerak cepat tersebut dilakukan di tengah situasi yang cukup padat karena korban datang secara bergelombang. Relawan di lapangan membantu proses pengangkutan dan evakuasi agar warga yang mengalami gejala dapat segera memperoleh penanganan medis.

"Semua unsur bergerak bersama di lapangan. BAGANA membantu sesuai kemampuan, terutama dalam mobilisasi dan evakuasi korban," kata Nooryanto.

Hingga Kamis (24/9/2026), penanganan terhadap para korban masih berlangsung. Ratusan warga yang terdata sebagai korban telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Jumlah korban juga masih memungkinkan bertambah karena proses pendataan dan pemantauan terhadap warga yang mengalami gejala masih dilakukan.

Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian karena melibatkan ratusan penerima makanan MBG. Penanganan medis dan pendataan korban terus dilakukan sembari menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti munculnya dugaan keracunan tersebut.

Bagi BAGANA, keterlibatan dalam penanganan tersebut menjadi bagian dari respons kebencanaan dan kemanusiaan. Bersama TNI/Polri, PMI dan tenaga kesehatan, relawan berupaya memastikan warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera dievakuasi dan memperoleh layanan medis.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu