Berlangsung 68 Tahun, Bupati Pemalang Sebut Wujud Komitmen Masyarakat Asemdoyong Lestarikan Tradisi Sedekah Laut

Inti berita

Lingkar.co - Koperasi Unit Desa (KUD) Mina 'Misoyo Makmur' Desa Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kembali menggelar tradisi baritan…

Berlangsung 68 Tahun, Bupati Pemalang Sebut Wujud Komitmen Masyarakat Asemdoyong Lestarikan Tradisi Sedekah Laut
Suasana saat kegiatan tradisi Baritan atau sedekah laut di TPI Asemdoyong Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Foto: istimewa
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Koperasi Unit Desa (KUD) Mina 'Misoyo Makmur' Desa Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kembali menggelar tradisi baritan atau sedekah laut ke-68 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Asemdoyong, Rabu (17/06/2026).

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro menegaskan bahwa tradisi sedekah laut atau baritan merupakan warisan budaya yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi masyarakat Desa Asemdoyong.

“Ini adalah wujud rasa syukur dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sedekah laut bukanlah bentuk penyembahan selain kepada-Nya, melainkan ekspresi spiritual masyarakat atas nikmat hasil laut yang diberikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

 

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/ruwatan-sedekah-bumi-harapkan-keramat-para-wali-tanah-jawa-berikan-keselamatan-pengguna-jalan-silayur

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/sedekah-bumi-di-desa-ngotet-rembang-penuh-dengan-adat-dan-budaya-jawa

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

 

Bupati menjelaskan bahwa prosesi baritan diwujudkan melalui pelepasan ambeng menggunakan tiga jenis kapal, yaitu kapal cantrang, garok, dan gemplo/waring, sebagai simbol rasa syukur masyarakat nelayan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah ikut meramaikan tradisi baritan yang diawali dengan kegiatan pawai di alur sungai hingga prosesi pelarungan ke laut. Ia berharap tradisi yang telah berlangsung selama 68 tahun ini terus dilestarikan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

“Ini bukti komitmen masyarakat dalam menjaga warisan budaya para leluhur. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan keselamatan bagi para nelayan,” tambahnya.

 

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/rob-terjang-pesisir-kendal-tangkapan-nelayan-turun-5-persen-harga-ikan-ikut-anjlok

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

 

BACA JUGA: https://lingkar.co/berita/solar-mahal-dan-langka-nelayan-semarang-terpaksa-mengurangi-aktivitas-melaut

 

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Dalam acara tersebut, secara simbolis, Bupati menyerahkan ambeng laut serta memberikan penghargaan kepada para nahkoda atau juru mudi kapal pembawa ambeng.

Sementara itu, Ketua Panitia acara, Kholidin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sepenuhnya didukung oleh swadaya masyarakat dan para donatur.

Kholidin mengungkapkan, Kegiatan ini adalah wujud rasa syukur masyarakat pesisir sekaligus upaya upaya untuk melestarikan tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. (*)

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu