Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL 15 Megawatt dengan Finlandia

Inti berita

Lingkar.co - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti untuk…

Bobby Nasution Jajaki Kerja Sama PSEL 15 Megawatt dengan Finlandia
Gubernur Sumatra Utara, Muhammad Bobby Nasution saat menerima Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Pekka Kaihilahti untuk membahas perjanjian kerja sama PSEL di ruang kerjanya. Foto: dokumentasi
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti untuk menjajaki kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) dengan Finlandia. 

Bobby berharap, kerja sama tersebut dapat mendukung pengelolaan sampah, sekaligus memperkuat pasokan energi listrik di berbagai wilayah Sumut, termasuk daerah terpencil. Menurutnya, keberadaan fasilitas PSEL sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah di Sumut.

Saat ini, proyek PSEL berkapasitas 15 Megawatt (MW) yang akan melayani Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, tengah berjalan. Bobby berharap pembangunan fasilitas serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Sumut, terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

BACA JUGA: PSEL

“Oleh karena itu, kami berharap mungkin Finlandia bisa mensupport program untuk membangun PSEL ini, kami harap kita bisa kerja sama dengan skala yang sama atau yang lebih kecil di beberapa wilayah," kata Bobby saat menerima audiensi Dubes Finlandia di ruang kerjanya, Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro 30, Medan, Rabu (17/6/2026). .

Menurut Bobby, PSEL memberikan banyak manfaat. Selain membantu memenuhi kebutuhan listrik, fasilitas tersebut juga menjadi solusi dalam mengelola limbah masyarakat secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Pada kesempatan itu, Bobby juga menawarkan peluang kerja sama di sektor industri hilirisasi. Menurutnya, Sumut memiliki potensi besar untuk pengembangan industri karena didukung sumber daya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis di jalur perdagangan internasional Selat Malaka.

Selain itu, Bobby memaparkan sejumlah komoditas unggulan Sumut, salah satunya kelapa sawit yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui berbagai industri turunan.

BACA JUGA: Lingkungan

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Kami sangat terbuka tentang pengolahan kelapa sawit, ini salah satu hal paling berpotensi di Sumut," ucapnya.

Sementara, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Pekka Kaihilahti menyatakan kesiapan negaranya untuk menghadirkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, baik dalam skala kecil maupun besar di Sumut. 

Ia bilang, Finlandia juga siap memberikan pendampingan, mulai dari penerapan teknologi, sistem penyortiran sampah, hingga edukasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurut Pekka, persoalan sampah juga pernah menjadi tantangan besar di Finlandia. Namun, melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi, kini hanya sekitar satu persen sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

BACA JUGA: Sampah

Finlandia, lanjutnya, telah mengembangkan sistem modular pengolahan limbah menjadi listrik yang dapat diterapkan dalam berbagai skala. Sistem berkapasitas kecil dinilai cocok untuk wilayah terpencil, mengingat kondisi geografis Finlandia yang memiliki karakteristik kepulauan dan tersebar seperti Indonesia.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Turut mendampingi Gubernur dalam audiensi tersebut Wakil Gubernur Sumut Surya, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumut. (*)

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu