Iklan

Data Penduduk Dinamis, KPU Teken MoU dengan Pemkab Klaten

Inti berita

Lingkar.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Data Penduduk Dinamis, KPU Teken MoU dengan Pemkab Klaten
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menandatangani MoU dengan KPU Kabupaten Klaten. Foto: dokumentasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten meneken nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten di ruang rapat Bagian Anggaran DPRD Klaten, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2026).

Penandatanganan MoU yang digelar tersebut digelar dalam rangka memperkuat sinergi dan komitmen bersama untuk menyukseskan tahapan pelaksanaan program kerja kelembagaan di wilayah Kabupaten Klaten.

Ketua KPU Kabupaten Klaten, Primus Supriyono mengatakan MoU ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Kabupaten Klaten. Ia menyebut salah satu alasan MoU, yakni data pertumbuhan penduduk yang dinamis turut mengubah dalam tahapan pemutakhiran data pemilih.

“Dinamika data penduduk di Kabupaten Klaten terus mengalami perubahan, dari triwulan ke triwulan cukup dinamis," ujarnya.

Menurut dia, proses pemutakhiran data pemilih tidak dapat dilakukan oleh KPU sendiri, namun butuh kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terlebih terkait dengan dinamika perubahan data penduduk.

Lewat MoU tersebut, KPU Klaten juga menjalin sinergitas dalam sosialisasi dan pendidikan politik, khususnya untuk menjangkau calon pemilih pada kelompok masyarakat yang lebih luas lagi. Ringkasnya, MoU juga dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu).

“Tidak hanya menjadi pemilih, namun juga terlibat sebagai penyelenggara, hingga peningkatan kualitas demokrasi di Klaten,” jelasnya.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi uluran tangan KPU untuk kerja sama antar lembaga. Sebab, kata dia, kolaborasi tersebut tidak hanya dalam peningkatan kualitas demokrasi, namun juga meningkatkan pemahaman masyarakat hingga terlibat langsung dalam proses demokrasi.

“Bukan hanya tentang melek demokrasi, harapannya dengan semakin memingkatnya pemahaman tentang demokrasi, turut membawa kesejahteraan masyarakat. Bagaimanapun, ke depannya demokrasi kita akan dijalankan oleh generasi penerus,” katanya. (*)

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu