Harga Melambung di Pasaran, Warga Rembang Serbu Operasi Pasar LPG 3 Kg

Inti berita

Lingkar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang bekerja sama dengan Pertamina menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di Kecamatan Rembang, Senin (8/6/2026)…

Harga Melambung di Pasaran, Warga Rembang Serbu Operasi Pasar LPG 3 Kg
Operasi pasar LPG 3 Kg di Rembang. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang bekerja sama dengan Pertamina menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram di Kecamatan Rembang, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan LPG bersubsidi di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop dan UKM) Kabupaten Rembang, M. Mahfudz, mengatakan meningkatnya kebutuhan LPG 3 kg dipicu banyaknya kegiatan masyarakat seperti hajatan dan tradisi sedekah bumi.

"Meningkatnya permintaan dari masyarakat hari ini karena banyak warga yang punya hajat (pernikahan/khitanan) dan tradisi sedekah desa (sedekah bumi). Kegiatan-kegiatan tersebut membuat warga memasak dalam porsi besar, sehingga memerlukan konsumsi LPG 3 kg di atas kebutuhan normal," kata Mahfudz.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Berdasarkan hasil pemantauan, Kecamatan Rembang menjadi salah satu wilayah dengan permintaan LPG 3 kg yang cukup tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.

Dalam operasi pasar tersebut, warga diwajibkan membawa KTP dan tabung LPG 3 kg kosong. Setiap KTP hanya dapat digunakan untuk membeli satu tabung LPG 3 kg dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp18 ribu.

"Warga yang mau membeli wajib membawa KTP dan tabung gas 3 kg kosong. Satu KTP hanya berlaku untuk pembelian satu tabung LPG 3 kg, dengan harga sesuai HET Rp18 ribu," ujarnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Mahfudz menegaskan operasi pasar ini tidak mengurangi kuota reguler LPG 3 kg untuk Kabupaten Rembang. Pemerintah daerah juga akan terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Salah seorang pedagang di Pasar Rembang, Sri Endang Wati, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut.

"Ini sangat membantu sekali bagi kami, karena di masyarakat saat ini mencari LPG 3 kg sangat sulit. Bahkan kalaupun ada, harganya pasti mahal. Tapi karena butuh, ya terpaksa tetap dibeli. Dengan adanya operasi pasar berharga murah ini, kami merasa sangat diringankan," katanya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu