Iklan

Komisi X DPR Minta Keamanan Sekolah Diperketat Usai Temuan Senjata dan Narkotika

Inti berita

Temuan senjata, narkotika, dan materi pornografi di lingkungan salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan mendapat perhatian dari Komisi X DPR RI. Pengawasan…

Komisi X DPR Minta Keamanan Sekolah Diperketat Usai Temuan Senjata dan Narkotika
Petugas menunjukkan lokasi ruangan ditemukannya senjata api di salah satu sekolah swasta di Jakarta, Jumat (7/8/2026). Foto: Istimewa.

Temuan senjata, narkotika, dan materi pornografi di lingkungan salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan mendapat perhatian dari Komisi X DPR RI. Pengawasan terhadap keamanan satuan pendidikan dinilai perlu diperkuat agar lingkungan sekolah tetap aman bagi peserta didik.

Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa meminta aparat penegak hukum mengusut temuan tersebut secara profesional dan transparan. Langkah itu penting untuk memastikan keamanan siswa sekaligus memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

"Apabila temuan tersebut terbukti berdasarkan proses hukum yang sedang berjalan, tentu ini merupakan persoalan yang sangat serius karena menyangkut keamanan peserta didik dan integritas lingkungan pendidikan," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Adde menilai polisi perlu menelusuri asal-usul barang-barang yang ditemukan serta pihak yang bertanggung jawab atas keberadaannya di lingkungan sekolah.

"Penting untuk mengungkap siapa pemilik barang-barang tersebut, bagaimana barang itu bisa berada di lingkungan sekolah, serta apakah terdapat unsur pidana yang harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Menurut dia, persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan melalui proses penegakan hukum. Sistem pengawasan di lingkungan satuan pendidikan juga perlu dievaluasi untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Adde meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama pemerintah daerah memperkuat pengawasan terhadap seluruh satuan pendidikan, baik sekolah negeri maupun swasta.

Upaya menjaga keamanan sekolah, kata dia, juga harus melibatkan berbagai pihak. Sekolah, orang tua, pemerintah, dan aparat penegak hukum perlu membangun kerja sama, terutama dalam pengawasan lingkungan pendidikan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki temuan berbagai barang berbahaya di sebuah gudang milik yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama.

Dari lokasi tersebut, polisi menemukan ratusan airsoft gun, sejumlah senapan angin, satu pucuk senjata api, serta sejumlah barang lainnya.

Penyelidikan kemudian dikembangkan hingga polisi kembali menemukan tiga airsoft gun, dua linting yang diduga berisi ganja, dan satu paket yang diduga sabu. Barang bukti yang diduga narkotika tersebut selanjutnya ditangani Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Adde menegaskan, lingkungan pendidikan harus memberikan rasa aman kepada peserta didik, bukan justru menjadi tempat yang berpotensi mengancam keselamatan mereka.

"Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal proses belajar mengajar, tetapi juga memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk belajar di lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk ancaman," katanya.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu