Iklan

Perjalanan Terakhir Rizki, Korban KM Virgo Transport, Diantar Bagana dari Semarang ke Kudus

Inti berita

Setelah melewati penantian panjang akibat tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, jenazah Rizki Ananta Agusena akhirnya dipulangkan ke kampung halaman di…

anser Siaga Bencana (Bagana) Kota Semarang. Jenazah diantar dari Cargo Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju rumah duka di Desa Margorejo.

Setelah melewati penantian panjang akibat tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, jenazah Rizki Ananta Agusena akhirnya dipulangkan ke kampung halaman di Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Perjalanan terakhir Rizki menuju rumah duka mendapat pendampingan dari Banser Siaga Bencana (Bagana) Kota Semarang. Jenazah diantar dari Cargo Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang menuju rumah duka di Desa Margorejo.

Bagi keluarga, kepulangan tersebut menjadi momen yang bercampur antara duka dan kelegaan. Setelah kabar mengenai tenggelamnya kapal dan proses pencarian korban, keluarga akhirnya mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Rizki.

Bagana Kota Semarang hadir dalam proses tersebut dengan memberikan pelayanan pengantaran jenazah dari bandara hingga ke rumah duka.

Perjalanan dari Semarang menuju Kudus itu sekaligus menjadi bagian akhir dari rangkaian panjang yang dialami Rizki sejak keberangkatannya menggunakan KM Virgo Transport 8.

Dari Perjalanan Menuju Kalimantan Berakhir Menjadi Tragedi

KM Virgo Transport 8 sebelumnya melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Di dalam kapal terdapat ratusan orang yang terdiri atas penumpang, awak kapal, sopir, kernet dan mitra kerja. Sejumlah kendaraan juga ikut diangkut dalam pelayaran tersebut.

Namun, perjalanan menuju Banjarmasin berubah menjadi tragedi pada Minggu, 13 September 2026.

Kapal mengalami kondisi darurat ketika berada di perairan Laut Jawa. Cuaca buruk dan gelombang tinggi disebut menjadi bagian dari kondisi yang dihadapi kapal sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam.

Kepanikan pun terjadi. Penumpang berusaha menyelamatkan diri ketika kapal mulai mengalami kemiringan hingga akhirnya tidak lagi mampu bertahan di permukaan laut.

Sejumlah penumpang berhasil menyelamatkan diri menggunakan peralatan keselamatan dan perahu karet. Namun, tidak semua penumpang berhasil keluar dari kapal.

Rizki menjadi salah satu penumpang yang kemudian dinyatakan sebagai korban dalam tragedi tersebut.

Keluarga Menunggu Kepastian

Bagi keluarga Rizki di Kudus, tragedi tersebut bukan hanya berita tentang kecelakaan kapal. Setiap perkembangan pencarian menjadi harapan untuk mendapatkan kepastian.

Rizki tercatat sebagai salah satu dari empat warga Kabupaten Kudus yang menjadi korban KM Virgo Transport 8. Tiga warga Kudus lainnya adalah Yusuf Fachrizal, M. Adam Assegaf dan Kumaedi.

Ketika operasi pencarian masih berlangsung, keluarga harus menunggu informasi mengenai keberadaan anggota keluarga mereka.

Tim SAR kemudian melakukan pencarian secara bertahap. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, tetapi juga dengan menyisir bagian bangkai kapal.

Proses evakuasi berlangsung tidak mudah. Posisi kapal yang telah tenggelam, kondisi bawah laut, arus serta keterbatasan visibilitas menjadi tantangan bagi petugas.

Pada 18 September 2026, tim penyelam TNI AL berhasil memasuki bagian kapal yang tenggelam dan mengevakuasi sejumlah jenazah.

Operasi pencarian kemudian terus berlanjut untuk menemukan korban lain.

Nama Rizki Akhirnya Teridentifikasi

Setelah melalui proses pencarian dan identifikasi, kepastian akhirnya datang untuk keluarga Rizki.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban yang telah dievakuasi.

Nama Rizki Ananta Agusena kemudian masuk dalam daftar korban yang berhasil diidentifikasi.

Kabar tersebut sekaligus mengakhiri penantian keluarga mengenai keberadaan Rizki sejak tragedi KM Virgo Transport 8 terjadi.

Jenazah selanjutnya menjalani proses pemulangan hingga akhirnya tiba di Semarang.

Dari Cargo Bandara Jenderal Ahmad Yani, jenazah Rizki kemudian melanjutkan perjalanan menuju rumah duka di Desa Margorejo, Kecamatan Dawe.

Di Semarang, Bagana Kota Semarang mengambil bagian dalam proses pengantaran tersebut.

Bagana Hadir di Tengah Duka Keluarga

Pelayanan pengantaran jenazah menjadi salah satu bentuk kehadiran relawan dalam situasi kemanusiaan.

Bagi keluarga yang sedang berduka, proses pemulangan jenazah membutuhkan penanganan yang tidak hanya cepat, tetapi juga penuh perhatian.

Dari bandara, perjalanan menuju rumah duka dilakukan dengan membawa Rizki kembali ke tempat asalnya.

Setibanya di Desa Margorejo, jenazah diserahkan untuk kemudian mendapat penghormatan terakhir dari keluarga dan masyarakat.

Perjalanan itu sekaligus menutup satu rangkaian panjang: dari keberangkatan Rizki menuju Kalimantan, tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, proses pencarian di tengah laut, evakuasi, identifikasi, hingga akhirnya jenazah kembali ke rumah.

Tragedi yang Menyisakan Duka

Tenggelamnya KM Virgo Transport 8 meninggalkan duka bagi keluarga para korban.

Operasi pencarian dan evakuasi dilakukan oleh berbagai unsur untuk menemukan penumpang yang masih hilang serta mengevakuasi korban dari kapal yang tenggelam.

Hingga proses identifikasi berlangsung, satu per satu keluarga memperoleh kepastian mengenai anggota keluarga mereka.

Kepulangan Rizki ke Desa Margorejo menjadi salah satu bagian dari proses tersebut.

Kini, perjalanan panjang Rizki telah berakhir di rumahnya sendiri.

Bukan lagi sebagai penumpang yang tengah menempuh perjalanan menuju Kalimantan, melainkan sebagai seorang anak, saudara, dan anggota keluarga yang akhirnya kembali ke tengah orang-orang yang menunggunya.

Di tengah suasana duka, pelayanan Bagana Kota Semarang dalam mengantarkan jenazah dari Bandara Ahmad Yani menuju Kudus menjadi bagian kecil dari perjalanan kemanusiaan yang mengiringi kepulangan korban tragedi KM Virgo Transport 8.

Bagikan artikel ini

Sebarkan ke teman atau simpan tautannya.

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu