Varian Covid-19 Kelima, Omicron Berasal Dari Afrika Selatan

Varian Covid-19 Kelima, Omicron Berasal Dari Afrika Selatan
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

JAKARTA,Lingkar.co - Varian Covid-19 B11529 yang muncul pada Afrika Selatan yakni Omicron menjadi varian yang harus diwaspadai, Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) varian tersebut kemungkinan lebih cepat menular ketimbang varian-varian lainnya.

Baca Juga : Mewaspadai Varian Baru Covid-19, Pemerintah Perketat Pintu Masuk Negara

"Bukti awal menunjukkan adanya peningkatan risiko infeksi berulang dan perubahan yang merugikan dalam epidemiologi Covid-19," terangnnya, dalam pernyataan usai rapat tertutup ahli intdependen yang meninjau data tersebut.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Virus tersebut menyebabkan infeksi di Afrika Selatan melonjak drastis dalam beberapa pekan terakhir. Itu bersamaan dengan temuan varian yang kini bernama omicron.

"Varian ini mempunyai mutasi yang banyak, beberapa di antaranya mengkhawatirkan. Bukti awal, memperlihatkan bahwa varian ini memiliki risiko infkesi berulang yang tinggi, ketimbang dengan varian yang terwaspadai," katanya.

Omicron Varian COVID-19 kelima yang menyandang nama. Varian in itelah terdeteksi pada tingkat yang lebih cepat ketimbang lonjakan infeksi sebelumnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Itu menunjukkan bahwa varian ini mungkin memiliki keunggulan dalam menyebarkan virus," tambahnya.

Menurut WHO, tes PCR saat ini masih dapat mendeteksi varian tersebut. Sebelumnya, juga telah memberikan peringatan kepada negara-negara untuk tidak terburu-buru menerapkan pembatasan perjalan sehubungan dengan temuan varian baru.

Sejumlah Negara Mewaspadai Temuan Varian ini

Inggris dan Uni Eropa termasuk beberapa negara mulai memperketat perbatasan saat para ilmuan sedang mencari tahu apakah mutasi tersebut resisten terhadap vaksin.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Pada titik ini, pembatasan harus berjalan hati-hati," kata juru bicara WHO, Christian Lindmeier pada konferensi pers PBB di Jenawa.

"Who mengimbau agar negara-negara tetap menerapkan pendekatan berbasis risiko dan sains ketika ada penerapan langkah-langkah pembatasan perjalanan," tambahnya.

Ini perlu waktu untuk berminggu-minggu hal ini menentukan seberapa cepat penularannya dan bagaimana varian itu akan mempengaruhi pengobatan dan vaksin Covid-19.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

WHO meminta kepada masyarakat agar tetap menggunakan masker, menghindari kerumunan, tetap menjaga ventilasi serta menjaga kebersihan dan cuci tangan secara teratur.

Penulis : Rezanda Akbar D.
Editor : Rezanda Akbar D.

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu