Hari Kelima Ikuti Retret, Ahmad Luthfi Terima Materi dalam Menunjang Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Foto : Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Mageleng. (dok Pemprov Jateng)
Foto : Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Mageleng. (dok Pemprov Jateng)
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

Lingkar.co – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi terima banyak materi dari para menteri Republik Indonesia (RI) dalam kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Mageleng di hari kelima.

Luthfi mengatakan, adapun materi yang disampaikan diantaranya mengidentifikasi potensi wilayah, guna bersama-sama membangun daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia juga menerima materi tentang wawasan kebangsaan yang dipaparkan oleh Lemhanas. Pada kesempatan itu, peserta diberikan materi tentang bagaimana mempunyai rasa kebangsaan dan potensi wilayah untuk menunjang Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Itu paling pokok, sehingga kita semua diberikan suatu materi terkait rasa memiliki dan wawasan nusantara secara bersama-sama," kata Luthfi di Magelang pada Selasa (25/2/2025).

Sejak hari pertama, Luthfi mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan retret di Lembah Tidar Akmil tersebut. Perasaan yang sama masih ia tunjukkan sampai hari kelima ini.

Kegiatan itu juga ia jadikan momentum untuk mengenal lebih dekat kepala daerah lainnya, termasuk seluruh bupati/wali kota asal Jawa Tengah yang ikut sebagai peserta.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga: Wali Kota Semarang Ajak Masyarakat Hadir dalam Perayaan Tradisi Dugderan 2025

"Kita cukup santai dan tenang dalam mengikuti kegiatan," ujarnya.

Khusus di Jawa Tengah, kata Luthfi, dalam waktu dekat yang harus digenjot adalah perbaikan infrastruktur. Baik infrastruktur jalan, pendukung swasembada pangan atau infrastruktur pertanian, dan infrastruktur sekolah.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Menurut dia, pembangunan itu membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah pusat.

Mantan Kapolda Jateng ini mengatakan, perbaikan infrastruktur jalan ini butuh dikerjakan secara cepat, seiring dengan menjelang musim mudik lebaran. Apalagi, banyak masyarakat yang akan mudik atau melintasi Jawa Tengah untuk sampai ke kampung halamannya.

"Saya sudah perintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum lain sebagainya untuk rapat secara cepat. Koordinasi sudah dimulai. Jangan sampai ada public complain," tegasnya.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Sementara untuk infrastruktur pertanian, koordinasi dengan Kementerian Pertanian sudah dilakukan. Mulai dari embung sampai saluran primer dan sekunder, serta pemetaan daerah-daerah kering.

"Menteri Pertanian akan membantu kita untuk kegiatan ini," katanya.

Pun dengan infrastruktur sekolah yang rusak juga perlu dilakukan perbaikan. Sebab, masih ada sejumlah gedung sekolah yang masih rusak di sejumlah daerah. *

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280
ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu