Tanggul di Tanjung Emas Semarang Jebol, Warga Dievakuasi

Genangan banjir di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akibat tanggul jebol. Terlihat banyak truk pengangkut kontainer terendam di kawasan tersebut. NURSEHA/LINGKAR.CO
Genangan banjir di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akibat tanggul jebol. Terlihat banyak truk pengangkut kontainer terendam di kawasan tersebut. NURSEHA/LINGKAR.CO
ADVERTISEMENT
Top Article Ad 728x90

SEMARANG, Lingkar.co - Tanggul penahan rob di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang jebol. Akibatnya, air laut membanjiri kawasan pelabuhan sehingga warga dan pekerja di sekitar kawasan tersebut harus di evakuasi.

Salah seorang saksi mata mengatakan dalam video kirimannya kepada Lingkar.co, Senin (23/05/2022) mengatakan jika tanggul di kawasan Ranucitra yang jebol.

"Ijin melaporkan, tanggul di kawasan Ranucitra Jebol. Sementara air masuk ke kawasan industri, ini sudah tidak bisa terkondisikan. Untuk motor banyak yang hanyut," katanya dalam video.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Baca Juga:

Yayasan Darul Hasyimi Berbagi dengan Ansor-Banser Kota Semarang

Sementara, perangkat kelurahan Tanjung Emas, Mulyono mengatakan pihak BPBD Kota Semarang mulai mengevakuasi warga.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Ini BPBD sudah mulai akan evakuasi warga mas," jelasnya.

Di lokasi, Lingkar.co sempat menemui, Samuel, salah satu pengusaha ekspor-impor yang kebetulan berada di lokasi.

Menurutnya, kejadian ini membuat barang-barang yang ia impor rusak dan usahanya lumpuh.

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

"Ekonomi lumpuh ndan, ini saya dapat kabar kalau tanggul di TPKS jebol. Langsung ngecek barang ini kesini, banyak yang rusak," kata Samuel kepada Lingkar.co.

Baca Juga:

Dandim Berikan Bantuan Warga Yang Terdampak Banjir

ADVERTISEMENT
In Paragraph Ad 336x280

Banjir akibat tanggul jebol di kawasan Tanjung Emas Semarang membuat beberapa sepeda motor milik warga hanyut. Sementara, genangan air di kawasan Tanjung Emas terpantau sepinggang orang dewasa.

Penulis: Muhammad Nurseha
Editor: Muhammad Nurseha

ADVERTISEMENT
In Article Ad 336x280

Berita terkait

Baca juga

Rekomendasi untuk kamu