Arsip Tag: GP Ansor Jateng

PW GP Ansor Jateng Kolaborasi dengan PT Pertamina Enduro Dirikan Posko Mudik Lebaran di Kota Pekalongan

Lingkar.co – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan PT Pertamina Enduro mendirikan posko siaga mudik lebaran di kota Pekalongan.

Hadirnya PT Pertamina Enduro dalam posko siaga mudik lebaran pada tahun 2026 ini melengkapi pelayanan bagi pemudik yang mampir beristirahat.

Tidak hanya tempat istirahat yang nyaman, masjid yang luas, dan toilet yang bersih. Dengan bergabungnya PT Pertamina Enduro pada tahun ini posko siaga mudik lebaran GP Ansor Jateng bisa menyediakan fasilitas untuk para pemudik bersepeda motor yang akan menggati oli mesin.

Meski demikian, variasi layanan tersebut tidak menghilangkan layanan yang sudah ada pada tahun-tahun sebelumnya, seperti; makanan takjil buka puasa dan sahur, pelayanan pijat elektrik, pijat refleksi (massage) sampai potong rambut.

Ketua PW GP Ansor Jateng, Muhammad Shidqon Prabowo pada Selasa (17/3/2026) mengunjungi posko mudik kerja sama dengan PT Pertamina Enduro yang berlokasi di halaman masjid Al Fairus Kota Pekalongan.

Gus Shidqon, sapaan akrab Muhammad Shidqon Prabowo berpesan kepada seluruh kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk melayani pemudik yang mampir dengan sebaik-baiknya karena Ansor sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama harus bisa melayani, menjadi khadimul ummah (pelayan masyarakat).

“Khidmah di Ansor itu harus ikhlas, bisa melayani umat, memberikan yang terbaik bagi masyarakat karena Ansor sebagai khadimul ummah, Ansor adalah masa depan NU,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada para kader Ansor dan Banser untuk tertib sesuai dengan jadwal, dan tidak memaksakan diri dalam bertugas.

“Untuk semua kader, kami minta bertugas sesuai dengan jadwal, semua bergiliran, jangan ada yang ngepam terus, ini penting untuk menjaga kesehatan di musim hujan,” pesannya.

Ia juga mengapresiasi semua pihak yang mendukung posko siaga mudik lebaran GP Ansor Jateng, terutama PT Pertamina Enduro yang ikut bergabung dalam gerakan kemanusiaan bersama Ansor dan Banser.

“Terima kasih kepada PT Pertamina Enduro atas kerjasamanya. Semoga kerja sama ini berjalan dengan baik dan bisa berlanjut dengan kerja sama di lain program,” tuturnya. (*)

PW GP Ansor Jateng Dirikan 267 Posko Mudik untuk Layani Pemudik, Begini Reaksi Wali Kota Semarang

Lingkar.co – Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah mendirikan 267 Posko Mudik di berbagai wilayah Jawa Tengah untuk melayani masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026,

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti pada Senin (16/3/2026) malam saat menghadiri pembukaan posko di Kecamatan Tugu, Kota Semarang mengaku takjub.

Menurut Agustina, kehadiran ratusan posko mudik tersebut menunjukkan kuatnya tradisi pelayanan yang selama ini menjadi ciri khas para aktivis Nahdlatul Ulama (NU) dan GP Ansor. Semangat untuk melayani dan memanusiakan manusia, kata dia, tercermin dari kesungguhan para kader Ansor dan Banser dalam menyediakan fasilitas bagi para pemudik.

Ia mengapresiasi dedikasi para relawan yang bersedia mengabdi selama masa mudik Lebaran. Posko mudik yang didirikan mulai beroperasi pada 16 hingga 21 Maret 2026 dengan berbagai layanan bagi para pengguna jalan yang melintas di Jawa Tengah.

Agustina juga berharap keberadaan posko mudik tersebut dapat melibatkan berbagai unsur kepemudaan, termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), agar dapat bergotong royong dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik. Menurutnya, pembagian tugas harian kepada para relawan akan membantu kelancaran operasional posko selama masa mudik.

Ia menegaskan bahwa posko mudik memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik, tetapi juga sebagai pusat pelayanan dan pengamanan yang membantu mengantisipasi berbagai potensi kerawanan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Posko mudik menjadi salah satu fasilitas yang banyak dicari pemudik, baik mereka yang sedang menuju kampung halaman maupun yang kembali ke kota tempat mereka bekerja. Fungsinya sangat penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan,” ujar Agustina.

Meski demikian, ia juga mengingatkan para relawan agar tetap memperhatikan keluarga masing-masing selama menjalankan tugas di posko mudik. Menurutnya, sebagai bagian dari organisasi, tanggung jawab terhadap keluarga tetap harus dijaga di tengah kesibukan melayani masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, posko mudik tersebut menyediakan berbagai fasilitas sederhana namun bermanfaat bagi pemudik, seperti tempat transit, tenda istirahat, serta area parkir. Fasilitas yang tersedia juga dapat memanfaatkan sarana di lingkungan sekitar, termasuk kantor kelurahan atau kecamatan, guna membantu para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat.

Sementara itu, pemerintah memprediksi arus mudik tahun ini kembali mengalami peningkatan. Berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan operator jalan tol, jumlah pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah diperkirakan meningkat sekitar satu persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di ruas tol Kalikangkung, misalnya, diperkirakan sekitar 17 juta pemudik akan melintas dalam kurun waktu tujuh hari masa mudik. Kondisi tersebut dipastikan akan membuat Kota Semarang menjadi salah satu titik pergerakan utama pemudik.

Agustina menilai kondisi tersebut juga memberi peluang bagi para pemudik yang singgah untuk mengenal lebih jauh Kota Semarang, baik dengan beristirahat, berjalan-jalan, maupun mencari berbagai kebutuhan perjalanan.

Untuk mendukung kelancaran arus informasi bagi pemudik, Pemerintah Kota Semarang juga meluncurkan laman khusus bernama “Info Mudik Lebaran dan Menjelang Idul Fitri di Kota Semarang”. Melalui laman tersebut, pemudik dapat mengakses berbagai informasi penting, mulai dari layanan kepolisian, lokasi stasiun pengisian bahan bakar, restoran, tempat oleh-oleh, hingga bengkel yang tetap buka selama Lebaran.

“Semua informasi itu terhubung dengan peta digital sehingga memudahkan pemudik menemukan layanan yang mereka butuhkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat bersama jajaran kepolisian, TNI, dan berbagai instansi terkait telah menyiapkan berbagai skema pengamanan dan manajemen lalu lintas untuk menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran tahun ini, termasuk rekayasa lalu lintas seperti sistem buka tutup jalan dan one way di sejumlah jalur utama.

Menurut Agustina, seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan telah berkomitmen untuk tetap siaga selama masa mudik hingga arus balik selesai, demi memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. (*)

Penulis: Husni Muso

Konfercab X GP Ansor Kota Semarang Bakal Digelar di Ponpes Al Itqoon Bugen Awal Januari 2026, Ini Rangkaiannya!

Lingkar.co – Konferensi Cabang (Konfercab) X Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang akan digelar pada awal tahun 2026, tepatnya 4 Januari 2026 di Ponpes Al Itqoon Bugen Tlogosari Wetan Kota Semarang.

Ketua Panitia Organizing Committe (OC) Konfercab X GP Ansor Kota Semarang, Zamah Syari mengungkapkan ada sejumlah kegiatan yang sekaligus menjadi tahapan bagi peserta dalam memilih calon ketua PC GP Ansor Kota Semarang masa khidmah 2026-2030.

“Hari ini agenda kita launching logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang,” kata Zamah seusai Launching di gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam.

Ia melanjutkan, pada tanggal 12 Desember 2025 PW GP Ansor Jateng akan melakukan akreditasi terhadap 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC), dan akreditasi 53 Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Kelurahan dilaksanakan oleh PC GP Ansor Kota Semarang pada tanggal 13 Desember 2025.

“Penentuan peserta dilakukan pada 14 Desember, akreditasi ini bukan hak panitia. Jadi kami hanya menerima hasil saja. Jika ada yang merasa keberatan dengan hasil akreditasi bisa disampaikan langsung kepada pimpinan,” jelasnya.

Namun, kata dia, pada 14 Desember 2025 akan diadakan ziarah dan rekreasi (Zarkasi), “Ada 2 bus yang disiapkan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pada tanggal Pra Konfercab X dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2025 yang berisikan sidang pleno 1 tentang tata tertib Konfercab X, dan pada tanggal 17 Desember 2025 anitia menerima pendaftaran, verifikasi dan penetapan calon ketua.

“Pendaftaran hanya dua jam, dari jam 8 sampai jam 10 malam,” urainya.

Pada Konfercab X ini juga dilakukan debat kandidat yang dikemas dalam bentuk Ngopi Bareng Calon Ketua, “Nah tahun ini beda dari sebelumnya karena ada debat kandidat pada tanggal 9 Desember malam di PCNU,” paparnya.

Kick off dan Launching Logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang di gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam.
Kick off dan Launching Logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang di gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam. Rifqi/Lingkar.co

Kemudian, lanjutnya, pada 20-29 Desember para kandidat mulai memasuki masa kampanye dan pencarian rekomendasi dari PAC dan PR, “Jadi pada masa ini semua kandidat bisa mulai bergerak turun ke bawah untuk mendapatkan rekomendasi dari PAC dan ranting dan dikumpulkan pada tanggal 30 Desember malam. Waktu pengumpulan hanya dua jam (20.00-22.00 WIB),” jelasnya.

Setelah masa pengumpulan rekomendasi, kata dia, pada 31 Desember 2025 sampai 3 Januari 2025 semua aktivitas terkait suksesi calon ketua harus sudah berhenti, “Ada waktu tiga hari untuk masa tenang, dan kami harapkan sudah mufakat dengan riang gembira pada saat pelaksanaan Konfercab,” ucapnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Jelang Konfercab X GP Ansor Kota Semarang, Semua Kader Diminta Tetap Kompak

Lingkar.co – Konferensi Cabang (Konfercab) X Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang akan digelar pada awal tahun 2026. Semua pengurus dan kader diminta untuk tetap menjaga kekompakan.

Sekretaris PC GP Ansor Kota Semarang, Agus Setyawan dalam pembukaan Kick off dan launching logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang meminta agar semua pengurus dan kader Ansor maupun Banser tetap menjaga kekompakan.

“Selama satu periode ini Ansor-Banser selalu kompak, bergerak satu komando. Kekompakan ini harus kita jaga, ila yaumil qiyamah (sampai hari kiamat),” kata Agus pada pembukaan launching logo Konfercab X pada Kamis (4/12/2025) malam di gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang.

Untuk itu Agus meminta agar para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan dan Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Kelurahan yang hadir memperhatikan dengan seksama aturan dalam Konfercab X sesuai dengan aturan yang terbaru.

“Semua harus kompak, semua aturan harus disimak, diteliti, jangan sampai ada kesalahan atau kesalahpahaman yang menimbulkan fitnah,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Abdur Rahman yang hadir melalui zoom dari tanah suci karena menjalankan ibadah umroh. Melalui layar LCD, ia berpesan untuk tetap melandasi momen Konfercab untuk tujuan khidmah.

Kick off dan Launching Logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang di gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam.
Kick off dan Launching Logo Konfercab X GP Ansor Kota Semarang di gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam. Rifqi/Lingkar.co

“Pesan saya untuk melaksanakan acara dengan niat khidmah, acara yang penuh keberkahan karena landasan khidmat dan berkah ini akan menuntun pada kebenaran,” pesannya.

Ia juga berpesan bahwa Konfercab bukan sebatas momen politik, bukan sekedar menentukan siapa yang bakal menjadi ketua. Namun lebih dari itu, menjadi momen penting dalam menentukan pergerakan organisasi yang lebih baik.

“Konfercab bukan hanya sekedar momen ganti ketua. Tapi bagaimana menerapkan strategi empat tahun kedepan lebih baik lagi,” tuturnya.

Ia berharap, para kader bisa mengikuti kegiatan dengan khidmat dan seksama. Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir secara langsung pada kesempatan kali ini. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Jelang Konfercab X Ansor Kota Semarang, Sejumlah Nama Muncul Sebagai Kandidat

Lingkar.co – Sejumlah nama kader terbaik disebut sejumlah kader muncul sebagai kandidat ketua menjelang Konferensi Cabang) Konfercab) X Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang. Ada Agus Setyawan yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Cabang (PC).

Selain Agus, ada juga Ketua Lembaga Ekonomi Ansor (LEA) Dimas Bagus Pamungkas, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor, Arif Rahman, Ketua Bidang Kaderisasi, M. Ali Maksum, Ketua Bidang Organisasi, Abdul Aziz, dan Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor, Nurul Huda, serta Ketua Bidang Sumberdaya Manusia (SDM), Mashudi.

Sementara dari unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC), muncul nama Ahmad Hidayat yang saat ini masih menjadi Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pedurungan, dan Ahmad Ghozali yang belum lama ini merampungkan tugas sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Genuk.

Sejumlah nama tersebut dipandang layak meneruskan estafet kepemimpinan ketua PC GP Ansor Kota Semarang karena telah mengikuti kaderisasi setidaknya Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) GP Ansor. Juga telah teruji memiliki kapasitas dan prestasi dalam kepemimpinan.

Ketua Panitia Organizing Committe (OC) Konfercab X GP Ansor Kota Semarang, Zamah Syari menuturkan, sebanyak 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 53 Pimpinan Ranting (PR) yang sah akan mengikuti akreditasi untuk menentukan kepesertaan dalam Konfercab.

“Semua PAC dan ranting harus mengikuti akreditasi yang dilaksanakan oleh pimpinan cabang,” kata Zamah seusai Kick off dan Launching Logo Konfercab X di gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam.

Kata dia, tim akreditasi terdiri dari pengurus PW GP Ansor Jateng dan pengurus PC GP Ansor Kota Semarang yang telah memenuhi syarat sebagai asesor dan mendapatkan mandat resmi.

Sekretaris PC GP Ansor Kota Semarang Agus Setyawan saat Kick off dan Launching Logo Konfercab X di gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam.
Sekretaris PC GP Ansor Kota Semarang Agus Setyawan saat Kick off dan Launching Logo Konfercab X di gedung PCNU Kota Semarang, Kamis (4/12/2025) malam. Rifqi/Lingkar.co

“Akreditasi PAC dan ranting ini diluar wewenang panitia. Jadi kami hanya menerima hasil dari tim asesor,” tandasnya.

Selain itu, dirinya menegaskan bahwa panitia hanya memfasilitasi kegiatan hingga ketua baru terpilih.

“Panitia hanya memfasilitasi, tidak ada kaitannya dengan dengan siapa calon yang diusung, tidak ada dukung-mendukung atau suksesi,” tegasnya.

Terkait dengan munculnya sejumlah nama dalam bursa calon ketua, ia menegaskan bahwa GP Ansor memiliki sistem kaderisasi formal yang tertata dari tingkat Ranting hingga Pusat.

“Alhamdulillah, nama-nama yang muncul ini membuktikan bahwa GP Ansor sangat produktif dalam kaderisasi. Ansor sebagai organisasi Kepemudaan di bawah NU memang harus bisa mencetak pemimpin yang baik,” tegasnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Longsor di Majenang, Banser Tanggap Bencana Terjunkan 200 Relawan

Lingkar.co , Satuan khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) segera dikerahkan untuk ikut membantu evakuasi bersama BPBD, TNI-Polri dan relawan kebencanaan lintas organisasi.

Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Kasatkorwil) Banser Jawa Tengah, M. Azil Maskur, menjelaskan bahwa dukungan Banser bukan hanya dari Cilacap, melainkan juga dari daerah-daerah sekitar. Diantaranya dari Wonosobo (6 orang), Kebumen, Jepara, Brebes (5 per shift), dan bahkan dari Bantul, DIY (2 personel) dikerahkan. Sedangkan dari Cilacap ada sekitar 200 personel Banser dikerahkan setiap hari.

“Ini bukan hanya soal membantu evakuasi, tapi soal hadir di kala saudara-saudara kita butuh pertolongan paling cepat,” kata Azil, Minggu (16/11/2025).

Sejak hari pertama bencana, Azil dan Kasatkorcab Banser Cilacap berkoordinasi langsung dengan Bupati Cilacap dan unsur Forkopimda. Mereka mengorganisir komando lapangan, mengarahkan rekannya, dan mengatur strategi evakuasi di medan yang sulit.

Banser, melalui BAGANA, ikut dalam misi menyisir area longsoran, mengevakuasi korban, dan menjaga komunikasi antara tim SAR, warga, dan instansi pemerintah. “Kami harus kerja keras, tapi juga sangat berhati-hati,” ujar salah satu relawan Banser di lokasi.

Beberapa fakta dan data terkini tentang longsor di Majenang, Cilacap antara lain;

  1. Longsor terjadi di malam hari, 13 November 2025, setelah hujan deras mengguyur wilayah Majenang.
  2. Titik terdampak berada di beberapa dusun: Cibeunying, Tarukahan, dan Cibuyut.
  3. Jumlah rumah yang tertimbun cukup besar: 12 rumah disebut rusak berat atau tertimbun longsor.
  4. Korban: menurut data sementara, ada 46 orang terdampak dan 23 orang dinyatakan selamat, 3 orang meninggal (pembaruan beberapa laporan menyebutkan hingga 11 orang meninggal; data masih dalam proses identifikasi).
  5. Sekitar 20 orang hilang / tertimbun dan masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
  6. Tantangan pencarian korban cukup besar: medan sulit, kontur tanah labil, hujan masih berpotensi terjadi.
  7. Respons dari BNPB sangat cepat: mengerahkan 512 personel gabungan (Basarnas, TNI-Polri, relawan) serta alat berat (sekitar 8 unit) dan anjing pelacak (K-9).
  8. Pos bantuan telah didirikan di lokasi: dapur umum, pos kesehatan, dan klaster kebencanaan sudah aktif melayani warga terdampak dan tim SAR.
  9. BPBD dan BNPB terus mengimbau warga di zona rawan untuk waspada potensi longsor susulan, apalagi dengan prakiraan hujan hingga Minggu 16 November 2025 di wilayah Majenang.
  10. Untuk pencarian, area dibagi menjadi 5 worksite (regu), agar proses pencarian bisa lebih terfokus dan cepat.

Penulis: Husni Muso

Lanjutkan Peran Khadimul Ummah, Lembaga Kesehatan Ansor Jateng Siapkan Praktek Bersama Dokter Umum dan Gigi

Lingkar.co – Lembaga Kesehatan Ansor (LKA) Jawa Tengah melanjutkan peran sebagai khadimul ummah dengan menyiapkan pilot project praktek bersama dokter umum dan gigi. Tempat praktek pertama akan dibuka di Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Ketua LKA Jateng, dr. Muhammad Hayyi Wildani mengatakan, selama masa promosi praktek bersama dokter umum dan gigi memberikan pelayanan kesehatan gratis tiga bulan, “Insya Allah kita buka pagi sampai malam, pasien umum dan gigi tiga bulan pertama ini gratis,” ujarnya seusai rapat koordinasi LKA di Banaran Cafe, Minggu (9/11/2025).

Selain itu, lanjutnya, LKA Jateng juga melayani home care dengan 1 ambulans siaga, “Kita siapkan juga ambulans siaga. Ini untuk menegaskan Ansor sebagai khadimul ummah, Ansor melayani masyarakat di bidang kesehatan,” ujarnya.

Hayyi bilang, semula akan membuka tiga lokasi. Namun untuk tahap awal difokuskan pada satu tempat, “Sebenarnya akan kita buka dua tempat di area Semarang, dan satu lagi di area Solo raya, tapi kita pertimbangkan sumber daya yang ada, maka kita fokuskan dulu di satu tempat, semoga dalam beberapa bulan kemudian bisa buka yang kedua, ketiga dan seterusnya,” imbuhnya.

Terkait pelayanan kesehatan gratis, dr. Ahmad Afianto selaku bendahara LKA Jateng mengatakan hanya berlaku selama tiga bulan dengan ketentuan pada bulan selanjutnya menjadi anggota, “Selama tiga bulan pertama kita cover dengan CSR atau iuran donasi dari temen-temen dokter, yang selanjutnya kita berlakukan anggota seperti BPJS kesehatan,” jelasnya.

Sekretaris LKA Jateng, drg. Fauzan Arif Munandar menambahkan, kegiatan praktek bersama tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan pengobatan gratis bagi terdampak banjir di Kaligawe beberapa waktu lalu.

“Kita butuhkan kader-kader yang siap berkhidmat untuk masyarakat, insya Allah kita akan terjun ke daerah-daerah untuk menambah kader kesehatan yang siap bergabung dalam kegiatan praktek ini,” ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Gus Shidqon: Kontribusi LKA Tegaskan Ansor Sebagai Pelayan Umat

Lingkar.co – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah, Dr. Muhammad Shidqon Prabowo mengatakan kontribusi Lembaga Kesehatan Ansor (LKA) Jawa Tengah dalam pengobatan gratis selama tiga hari ini menegaskan bahwa Ansor sebagai pelayan Umat (Khadimul Ummah).

Percepat Penyusutan Banjir Kaligawe, Pemprov Jateng Tambah 38 Pompa“Alhamdulillah baru dilantik Minggu kemarin sudah bisa berkontribusi pada masyarakat ini menegaskan bahwa Ansor sebagai pelayan umat,” kata Gus Shidqon, sapaan akrab Shidqon Prabowo saat meninjau pelaksanaan pengobatan gratis ini halaman kantor Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari Kota Semarang, Kamis?-/11/2025).

Menurut dia, kegiatan Ansor tidak hanya sebatas untuk internal kader, dan juga tidak sebgas pelayanan kesehatan karena Ansor memang harus memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat.

“Tidak hanya kesehatan saja, tapi ada beberapa program yang memberikan dampak langsung atau nilai bahwa kami selalu berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat,” tuturrnya

Dia berharap masyarakat mendoakan agar Ansor yang ada di Jawa Tengah bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, “Jadi kami tiap Minggu muter di 35 kabupaten dan kota untuk memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan itu pengejawantahan Ansor sebagai pelayan umat. Jadi mohon doanya semoga semua berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Sementara, Ketua LKA Jateng, dr. Muhammad Hayyi Wildani mengatakan, semua harus bangkit setelah melewati musibah banjir yang sudah mengering. Maka Ansor Jateng juga tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan tapi juga memberikan pelatihan petugas kesehatan.

“Tidak hanya muter untuk mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan, tapi juga kita akan mengadakan pelatihan relawan kesehatan atau mempersiapkan masyarakat agar memiliki keterampilan medis dasar,” katanya.

Plt Lurah Kaligawe Sukiswo mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh GP Ansor Jateng dalam melayani masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut bisa berlanjut
Terima kasih kepada Ansor yang telah membantu kami merawat masyarakat terdampak banjir di kelurahan Kaligawe ini. Saya harap tidak hanya ini, tapi ada kegiatan lain lagi. Semoga Ansor bermanfaat,dan berkah untuk semua,” tuturnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Sehari Dilantik, Lembaga Kesehatan Ansor Jateng Tancap Gas Kontribusi ke Masyarakat Terdampak Banjir di Kaligawe Semarang

Lingkar.co – Tak butuh waktu lama bagi jajaran Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Tengah untuk membuktikan komitmennya sebagai pelayan masyarakat. Sehari pasca pelantikan, mereka langsung bergerak cepat dengan membuka posko layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Kesehatan GP Ansor Jawa Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang beberapa waktu terakhir terdampak banjir di wilayah tersebut.

Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah yang juga Ketua Bidang Lembaga Kesehatan, dr. Muhammad Hayyi Wildani, mengatakan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata semangat khodimul ummah atau pelayan masyarakat yang dipegang teguh oleh Ansor.

“Insyaallah pengobatan gratis ini akan kami lakukan selama tiga hari, mulai Selasa (4/11/2025) hingga Kamis (6/11/2025) mendatang,” ujar dokter Hayyi, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, layanan pengobatan gratis dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB di kompleks Kantor Kelurahan Kaligawe. Masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatan atau berobat dipersilakan datang langsung tanpa biaya.

“Kami sudah menyiapkan tenaga medis yang siap melayani masyarakat. Kalau ada saudara yang ingin berobat, kami persilakan,” tambahnya.

Selain pengobatan umum, posko tersebut juga menyediakan layanan konsultasi kesehatan gratis, agar masyarakat dapat berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan pasca banjir.

“Kami juga sediakan layanan konsultasi kesehatan agar masyarakat bisa mendapatkan penanganan yang tepat,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, GP Ansor Jawa Tengah berharap kehadirannya dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Semarang.

Sebelumnya, Pelantikan Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Tengah telah dilaksanakan di Pondok Pesantren Asshodiqiyah Kota Semarang, Minggu (2/11/2025). Hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharuddin, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Walikota Semarang Agustina Wilujeng, PWNU Jateng dan lainnya.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H M Shidqon Prabowo mengungkapkan, dirinya memang mendorong pada jajaran pengurus GP Ansor untuk tidak perlu menunggu lama untuk bekerja melaksanakan rencana program di bidang masing-masing.

“Ini penting supaya kader dan umumnya Masyarakat dapat merasakan dampak positif dari hadirnya GP Ansor di daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Gus Sidqon juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Lembaga Kesehatan GP Ansor Jawa Tengah melalui kegiatan layanan Kesehatan di kawasan banjir Kota Semarang.(*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Bantu Pemerintah Tangani Terdampak Banjir di Semarang, Wapres Gibran Dukung Rp25 Juta Lewat LPBI

Lingkar.co – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi peran NU Peduli terdampak banjir di Semarang. Secara pribadi dirinya bahkan memberikan bantuan berupa uang Rp25 juta yang diserahkan oleh para ajudan pribadi melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) yang lembaga yang menjadi tempat berhimpun relawan kemanusiaan dari berbagai badan otonom (Banom) NU.

“Alhamdulillah tadi sore kita kedatangan tamu beberapa ajudan Wapres, Mas Gibran yang meninjau dapur umum,” kata Ketua LPBINU Kota Semarang, dr. Muhammad Hayyi Wildani dalam keterangan tertulisnya, Ahad (2/11/2025) malam.

“Setelah mendapat informasi tentang pelayanan NU Peduli, ajudan pribadi Mas Gibran kemudian memberikan bantuan Rp25 Juta, katanya itu dari Wapres sebagai bentuk apresiasi terhadap gerakan NU Peduli,” lanjut Hayyi yang juga Wakil Ketua Bidang Kesehatan di PW GP Ansor Jateng.

Bantuan tersebut diserahkan kepada LPBI PCNU Kota Semarang seusai Wapres menghadiri acara pelantikan pengurus PW GP Ansor Jateng di Ponpes Ash Shodiqiyah, Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Menurut dia, kegiatan dapur umum NU Peduli bagi terdampak banjir akan berakhir pada Senin, 3 Maret 2025. Maka dari itu, bantuan dari Gibran akan dimaksimalkan untuk kegiatan pasca bencana seperti pelayanan kesehatan gratis, dan pemberian perlengkapan sekolah.

“Kondisi sekarang kan sudah mulai surut, kemungkinan kegiatan di dapur umum berakhir besok Senin. Jadi kita maksimalkan untuk pasca bencana seperti cek kesehatan dan pengobatan gratis dan bantuan untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

“Kondisi banjir kemarin kan warga mikir selamat dulu, orang tua dan anak-anak akan, barang yang dianggap penting paling ya motor karena untuk berangkat bekerja. Kemungkinan tidak banyak yang mengamankan buku, sepatu atau tas sekolah,” sambungnya.

Kendati demikian, ia masih akan melakukan rapat koordinasi internal untuk melakukan detail assessment agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, “Nanti kita rapatkan dulu di internal NU Peduli Kota Semarang dan melakukan pendataan ulang yang lebih detail, biar jelas kebutuhan yang bisa kita cover,” jelasnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, dapur umum NU Peduli terdampak banjir yang berada di atas jembatan Kaligawe masih menyiapkan lebih dari 1.000 nasi bungkus setiap hari, “Kita berdoa saja semoga airnya benar-benar surut dan tidak banjir lagi,” tuturnya.

Hayyi bilang, Wapres titip berterima kasih kepada LPBI yang melakukan aksi kemanusiaan NU Peduli. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah dalam menangani warga terdampak banjir di Semarang. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat