Arsip Tag: Hari Ulang Tahun

Tiket Khusus Semarang Zoo Sambut Hari Jadi Kota ke-479 dan May Day 2026

Lingkar.co – Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo memberikan harga tiket khusus untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) atau Hari Jadi Kota Semarang ke-479 dan Hari Buruh atau May Day 2026.

Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo mengatakan, pihaknya ikut merasa bangga atas perkembangan kota Semarang.

“Ini bentuk rasa syukur dan bangga atas perkembangan kota Semarang. Jadi dalam rangka HUT ko Kota Semarang 479 kita berikan harga tiket Rp15.000,” kata Bimo dalam siaran persnya, Minggu (12/5/2026).

Selanjutnya, harga tiket khusus Rp10.000 pada perayaan hari buruh atau May day yang biasa dilakukan setiap 1 Mei, “Untuk apresiasi terhadap kerja keras para buruh kita berikan harga tiket khusus Rp10.000 nanti pada tanggal 1 Mei, cukup menunjukkan kartu identitas sebagai karyawan,” ujarnya.

Saat ini sudah ada perbaikan kandang Kapibara dari Djarum Foundation, kandang Bintutong dari R-Zoo, toilet yang ada di depan Aves Garden dari BTN, serta paving depan loket dan area parkir dari PT Sango.

Pertukaran Satwa

Bimo juga menyampaikan kabar gembira terkait tugas konservasi. Yakni Sitatunga yang didatangkan dari Kebun Binatang Ragunan hasil tukar harimau benggala sat ini sudah beranak 1 ekor.

Pengunjung Semarang Zoo saat memberi makan Sitatunga. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Pengunjung Semarang Zoo saat memberi makan Sitatunga.
Foto: Rifqi/Lingkar.co

Adapun program ini adalah satu kesatuan program tukar menukar satwa dengan Ragunan berupa; Pelikan, Orangutan betina, Kapibara dan Sitatunga sepasang harimau benggala dan orangutan jantan pada tahun lalu.

Pelikan dan orangutan, kata dia belum selesai proses administrasinya di Kemenhut,

“Semoga segera selesai dengan harapan orang utan jantan kita mendapatkan pasangan, pelikan menambah daya tarik wisata dan menjalankan fungsi konservasi urainya.

“Untuk Kapibara dan Sitatunga tidak termasuk satwa dilindungi di Indonesia. Jadi proses mendatangkannya lebih mudah,” sambungnya. (*)

Peringati Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI, SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo Adakan Orang Tua Mengajar

Lingkar.co – SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo Kabupaten Kendal mengadakan kegiatan inspiratif, Orang Tua Mengajar, Selasa (25/11/2025). Acara dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini diikuti oleh guru, siswa, serta para orang tua murid yang antusias memberikan peran aktif dalam proses pendidikan.

Kepala SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo, Dyah Rohmiatun menyampaikan bahwa program “Orang Tua Mengajar” adalah manifestasi nyata dari filosofi kolaborasi dalam dunia pendidikan.

“Pendidikan yang ideal tidak mungkin berdiri sendiri. Ia membutuhkan sinergi yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua. Di momen bersejarah HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional ini, kita ingin merayakan peran sentral guru sambil menegaskan kembali bahwa orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak-anak. Program ini bukan sekadar mengisi jam pelajaran, tetapi sebuah upaya untuk menghancurkan sekat-sekat formal dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih humanis dan berkesan,” ujar Diyah

Ia menambahkan bahwa peringatan HUT PGRI ke-80 kali ini untuk ‘Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila melalui Keterlibatan Komunitas’. Sekolah memilih fokus pada keterlibatan orang tua karena mereka membawa kekayaan ilmu, pengalaman, dan perspektif dunia kerja yang tidak didapatkan dari buku pelajaran.

Kegiatan ‘Orang Tua Mengajar’ kali ini melibatkan partisipasi luar biasa dari 11 wali murid yang berprofesi di berbagai bidang. Mereka hadir tidak hanya sebagai orang tua siswa, tetapi sebagai relawan guru sehari. Para wali murid ini terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari, Kesehatan, Petani, Tehnisi Misin, Tehnisi Elektonika, Pedagang, dan lain-lain. Keberagaman profesi ini memastikan bahwa setiap kelas mendapatkan asupan pengetahuan yang segar dan aplikatif.

Wali Murid VIII A, Bapak Nasir membawakan materi tentang kelitrikan dasar dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari. Ia menjelaskan berbagai komponen listrik, fungsi alat, hingga prinsip kerja sistem elektronik sederhana.

“Banyak kecelakaan listrik terjadi karena kita tidak memahami hal-hal sederhana seperti penggunaan stop kontak, kabel, atau peralatan elektronik. Hari ini saya ingin anak-anak tahu cara aman menggunakan alat listrik sehingga bisa melindungi diri mereka dan orang di sekitar,” jelasnya.

Tidak hanya teori, Bapak Nasir juga mengajak siswa melakukan demonstrasi pengukuran tegangan menggunakan multimeter. Beberapa siswa tampak sangat antusias mencoba langsung dan bertanya mengenai berbagai hal, termasuk peluang karier di bidang teknik elektro.

Di kelas lain Bapak Sudiono, perangkat desa yang dikenal aktif dalam pelayanan masyarakat dan pengelolaan lingkungan desa, terutama terkait sistem pengelolaan sampah. Pada kesempatan ini, beliau memberikan materi kepada siswa kelas VIII C mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik, dampaknya terhadap lingkungan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan sejak usia sekolah.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi. Mereka menyambut para ‘guru tamu’ ini dengan penuh rasa ingin tahu dan aktif bertanya. A. Muhammad Kaukaba siswa kelas VIIIA, mengaku bahwa pengalaman ini sangat membuka wawasannya.

“Biasanya, kami hanya belajar dari buku. Tapi hari ini, kami mendengar cerita langsung dari orang yang bekerja di bidangnya. Saya jadi tahu, misalnya, kalau menjadi Polisi itu tidak hanya berjaga-jaga saja, tapi juga harus berani menghadapi tantang permasalahan di masyarakat dan menciptakan suasana aman di masyarakat. Ini sangat menginspirasi saya,” tuturnya dengan wajah berseri-seri.

Para guru SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo juga merasakan manfaat besar dari program ini. Akbar Ginajar guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantu menjembatani materi pelajaran di sekolah dengan realitas dunia kerja.

“Kami, guru, mengajarkan dasar-dasarnya. Namun, ketika wali murid datang dan memberikan contoh kasus nyata serta tantangan di lapangan, itu membuat materi kami menjadi hidup. Ini adalah pembelajaran kontekstual yang sesungguhnya,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo menegaskan bahwa Hari Guru Nasional bukan hanya sebagai momen penghargaan bagi guru, tetapi juga sebagai ajakan untuk memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga. Orang tua sebagai pendidik di rumah berperan besar dalam membantu sekolah menanamkan karakter positif kepada siswa. (*)

Penulis: Yoedhi W

Andhika Satya: HUT Golkar Momen Pupuk Semangat untuk Terus Hadir, Bekerja, dan Mengabdi Bagi Masyarakat

Lingkar.co – Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Golkar, Andhika Satya Wasistho Pangarso mengapresiasi atas soliditas kader Golkar di Jawa Tengah yang terus menjaga semangat kebersamaan. Salah satunya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar yang digelar pada Minggu!23/11/2025) pagi.

Menurut dia, soliditas kader dan pengurus partai politik berlambang pohon beringin menjadi kunci untuk meraih kesuksesan dan memenangkan hati rakyat di setiap momen politik lima tahunan, baik legislatif dan eksekutif.

“Perayaan HUT Golkar ke-61 ini bukan hanya tentang usia, tetapi tentang semangat kita untuk terus hadir, bekerja, dan mengabdi bagi masyarakat,” ujar Andhika saat acara Yellow Fun Walk DPD Partai Golkar Jawa Tengah dalam rangka HUT Partai Golkar ke 61 di halaman sekretariat DPD Partai Golkar Jawa Tengah Jl. Kyai Saleh No. 1 Semarang.

“Melalui kegiatan seperti Yellow Fun Walk, kita ingin menghadirkan kebahagiaan, kesehatan, dan kedekatan antara Partai Golkar dan masyarakat,” sambungnya.

Legislator dari Dapil Jateng II (Demak, Kudus dan Jepara) ini menegaskan, peringatan ulang tahun ini harus menjadi momen konsolidasi internal sekaligus dorongan untuk menghadirkan lebih banyak program bermanfaat.

“Saya berharap kebersamaan hari ini menjadi energi baru bagi seluruh kader di Jawa Tengah untuk terus berjuang memenangkan hati rakyat dan menghadirkan karya nyata di setiap daerah,” katanya.

Acara Yellow Fun Walk 2025 Partai Golkar Jawa Tengah berlangsung meriah dan penuh semangat dan ceria. Sedikitnya, lebih dari 2.500 peserta mulai dari kader, simpatisan, hingga masyarakat umum mengikuti acara tersebut dengan antusias.

Panitia menyiapkan total 101 doorprize, mulai dari voucher belanja hingga peralatan rumah tangga. Antusias peserta semakin meningkat ketika panitia mengumumkan grand prize berupa empat unit motor matic yang menjadi hadiah utama. (*).

Sambut HUT Ke-61, Ribuan Kader dan Simpatisan Partai Golkar Semarang Siap Meriahkan Yellow Fun Walk 2025

Lingkar.co – Ribuan simpatisan dan kader Partai Golkar Kota Semarang akan mengikuti kegiatan Yellow FUN WALK 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke 61 dengan mengusung tema: Langkah Sehat Hati Ceria, Bareng Golkar Kita Bahagia.

Ketua pelaksana Jalan Sehat Partai Golkar 2025, Didik Sugiyanto menuturkan, kegitan fun walk atau jalan sehat Partai Golkar Jawa Tengah ini akan digelar besok, Minggu (23/11/2025) pukul 06.00 pagi.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum, untuk masyarakat dan kader Golkar Kota Semarang. 100 persen gratis, hingga saat ini yang telah mendaftar sudah 2000 peserta. Target kami 2500, insya Allah besok Sabtu (22/11/2025) hari terakhir pendaftaran bisa terpenuhi,” ucap Didik disela mendampingi panitia loket pendaftaran di sekretariat DPD Partai Golkar Jawa Tengah jl. Kyai Saleh No. 1 Kota Semarang, Jum’at (21/11/2025) petang.

Didik menjelaskan, pendaftaran kegiatan jalan sehat ini dibuka sejak tanggal 10 November hingga 22 November. Pendaftaran secara manual dengan mendaftar ke panitia di sekretariat DPD Partai Golkar Jawa Tengah.

Untuk start kegiatan jalan sehat besok di mulai dari halaman DPD Partai Golkar Jawa Tengah Jl Kyai Saleh-Jl Veteran-Jl Pahlawan-Simpang Lima-Jl Pandanaran-Bergota dan Finish ke Jl. Kyai Saleh lagi.

“Sebelum jalan sehat, diisi senam zumba nanti akan dipandu instruktur senam ternama di kota Semarang, Zin Toffa. Lalu artis yang lagi naik daun, Inyot Fort dan Ibenk. Kemudian akan dimeriahkan oleh komunitas Ambyar, komunitas teman-teman Ojol yang memiliki grub kesenian,” beber Didik.

Didik mengungkapkan, komunitas ojol ini sudah berkolaborasi dengan Fraksi Golkar DPRD Jateng dan belum lama juga sudah ketemu dengan Fraksi Golkar DPR RI. “Mereka ini punya kesenian, lha besok mau kita tampilkan, untuk memeriahkan acara,” tukasnya.

Didik membeberkan, selain diisi dengan acara hiburan, panitia juga menyiapkan doorprize menarik untuk para peserta. Diantaranya; 4 sepeda motor, 6 kulkas, 6 smart TV, 7 kompor gas, 5 mesin cuci, 6 kipas angin dan 5 sepeda gunung.

“Jalan sehat ini kita pilih, sekarang yang lagi ngetren kan fun run. Kita sasar gen Z, milenial, mereka kita rangkul, kita satukan untuk menambah kebesaran Partai Golkar Jawa Tengah,” tegasnya.

Didik menambahkan, jalan sehat besok juga akan diikuti jajaran pengurus harian DPD Partai Golkar Jawa Tengah, mulai Ketua Mohammad Saleh, Sekretaris H. Fuadi dan Bendahara Mohammad Syaefuddin serta jajaran pengurus lainnya.

Selain jajaran pengurus, juga akan diikuti para pimpinan dan pengurus sayap Golkar Jateng, seperti; KKPG, AMPI, AMPG, Kosgoro, Al Hidayah dan lainnya. “Semoga acara juga dihadiri oleh para anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil Jateng. Kita juga mengundang salah satu Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Menteri, tapi ini masih tahap konfirmasi,” pungkasnya. (*).

Target Jadi Rumah Sakit, Klinik Utama PMI Kota Semarang Diupayakan Bisa Terima Pasien BPJS

Lingkar.co – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo, MKes, SpTHT(KL), MM(ARS) mengatakan pihaknya masih terus mengupayakan agar Klinik Utama yang sudah memiliki beberapa spesialisasi bisa menerima pasien BPJS.

Awal mengatakan, pelayanan klinik utama menjadi opsi pelayanan untuk membantu mereka yang membutuhkan pelayanan spesialisasi.

“Namun demikian upaya untuk mendapatkan dukungan BPJS tidaklah mudah, tapi kita terus berusaha untuk bisa mengakses layanan BPJS,” ujarnya kepada wartawan seusai upacara Hari Ulang Tahun ke-80 PMI di aula lantai 4 Gedung UDD PMI Kota Semarang, Rabu (17/9/2025).

Sebagaimana diketahui bahwa saat ini Klinik Utama PMI Kota Semarang telah melayani klinik umum, klinik gigi, spesialis THT, hemofilia dan thalasemia, klinik fisioterapi, khitan.

Ada juga pelayanan endoskopi THT, laboratorium klinik, pemeriksaan EKG (Elektrokardiografi), dan klinik vaksin ICV (International Certificate of Vaccination atau sertifikat internasional vaksinasi) serta pelayanan kegawatdaruratan.

Sejak tanggal 1 Juni 2025, Klinik Utama PMI Kota Semarang melayani dari jam 08:00 sampai 20:00 WIB. Sebelumnya, klinik buka dari 07:30 sampai 16:00 WIB.

Awal bilang, upaya untuk mewujudkan prinsip kemandirian PMI menghadapi tantangan yang sangat besar. Karena itu harus bisa memikirkan unit-unit usaha yang bisa menghasilkan sumber dana sehingga menjadi subsidi silang

“Jadi siapapun yang membutuhkan pelayanan spesialisasi di Klinik Utama PMI bisa lebih terjangkau dan lebih murah. Bahkan kita sering kali mengadakan kegiatan-kegiatan pengabdian yang free for cash sama sekali,” ungkapnya.

Mengingat berbagai pelayanan kesehatan yang sudah berkembang, dirinya tidak menyangkal ketika ditanya target pengembangan selanjutnya menjadi rumah sakit.

“Iya (ditargetkan jadi rumah sakit), pengurus (PMI) melalui berbagai macam diskusi mencari celah bagaimana meningkatkan kemandirian organisasi itu memang mengupayakan hilirisasi produk darah yang dihasilkan oleh PMI, salah satu caranya dengan mendirikan rumah sakit yang melayani kebutuhan darah,” bebernya.

Menurut dia, organisasi PMI harus berusaha agar mandiri untuk menjaga kenetralan. Kemandirian itu secara strategis salah satunya dengan memiliki unit usaha berupa rumah sakit, ‘Sehingga pendirian rumah sakit dengan tipe D menjadi sangat strategis untuk pemenuhan organisasi agar tetap mandiri,” tuturnya. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat

Peringati HUT ke-80, PMI Kabupaten Kendal Bagikan 80 Bingkisan untuk Pendonor Darah Sukarela

Lingkar.co – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kendal membagikan 80 bingkisan bagi 80 orang pertama yang melakukan donor darah sukarela, Rabu (17/9/2025).

Bingkisan tersebut berisi paket sembako dan aneka tumbler atau tempat minum.

Selain donor darah, peringatan HUT PMI ke-80 juga diramaikan dengan acara tumpengan di Aula PMI Kabupaten Kendal. Acara ini dihadiri pengurus, staf serta relawan PMI.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen organisasi kemanusiaan tersebut dalam menjalankan misi sosial kemanusiaan.

Ketua PMI Kabupaten Kabupaten Kendal, dr. Budi Mulyono, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT PMI tidak hanya berfokus pada donor darah dan tumpengan, tetapi juga akan dilanjutkan dengan kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) yang digelar di Kecamatan Patean selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu.

“Dalam rangkaian HUT PMI ke-80 ada beberapa agenda kegiatan, mulai dari donor darah, tumpengan, hingga Jumbara. Harapannya PMI semakin maju dalam mengemban misi kemanusiaan,” ujar dr. Budi.

Sementara itu, Asep, salah satu pendonor asal Cepiring, mengatakan dirinya rutin melakukan donor darah setiap empat bulan sekali. Hari ini menjadi donor ke-12 yang telah ia lakukan.

“Saya berharap darah yang saya donorkan bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan. Selain itu, donor darah juga baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan HUT PMI ke-80 di Kendal ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat yang semakin tinggi terhadap misi kemanusiaan. (*)

Penulis: Yoedhi W

10 Ribu Mangkok Soto Sajian Hari Jadi Jateng ke-80 Pecahkan Rekor Muri,

Lingkar.co – Sedikitnya 10 ribu mangkok soto yang disediakan dalam kegiatan jalan sehat bersama masyarakat di Alun-alun Kabupaten Jepara tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), Ahad (24/8/2025).

Kegiatan itu dibalut dalam jalan sehat yang dimulai di Alun-alun Kabupaten Jepara, sekaligus bagian dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Jawa Tengah (Jateng) ke-80.

Kepala Muri Semarang, Ari Andriani, mengatakan, catatan rekor sajian soto terbanyak se Indonesia itu diberikan seusai verifikasi oleh Muri pada agenda jalan sehat tersebut.

“Soto terbanyak, dari 10 ribu yang diusulkan diverifikasi ada 14.582 sajian. Piagam dengan bangga dianugerahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata dia.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, pedagang soto dari 35 kabupaten/kota didatangkan untuk menyajikan kuliner soto khas daerahnya masing-masing. Di antaranya terdapat Soto Kudus, Soto Grombyang Pemalang,
Soto Banjarnegara, dan lainnya.

“Ahamdulillah dari target kita 10 ribu porsi ternyata dari Muri menghitung ada 14 ribu lebih. Nah, ini artinya apa? Antusiasme pedagang, masyarakat, Baznas Jateng dan lain sebagainya itu luar biasa. Jadi ini gerakan murni dari masyarakat,” katanya.

Dikatakan Gus Yasin, sapaan akrabnya, antusias masyarakat dalam rangkaian kegiatan jalan sehat itu diprediksi mencapai 20 ribu orang. Dia senang akan kehadiran masyarakat memeriahkan HUT Jateng, sekaligus untuk ajakan promosi pola hidup sehat.

Terlebih, kata Taj Yasin Jateng, menjadi provinsi dengan capaian akselerasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terbaik. Akselerasinya dibantu dengan program Provinsi Jateng yakni pemeriksaan kesehatan gratis masyarakat melalui Dokter Spesialis Keliling (Speling).

Saminah (55), salah satu pedagang soto asal Kabupaten Kudus yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut mengaku senang. Dia difasilitasi modal oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng, berupa gerobak untuk berdagang serta untuk menyajikan 150 mangkok soto.

“Perasaanya senang, terimakasih Baznas. Selamat Ulang Tahun Jawa Tengah,” katanya.

Untuk diketahui Baznas Jateng dilibatkan Pemerintah Provinsi Jateng dalam kegiatan pemecahan rekor Muri sajian soto terbanyak itu. Sekaligus dalam rangka pembinaan pedagang kecil. Dalam kesempatan itu Baznas memberi modal 25 gerobak berdagang. Kemudian modal untuk 150 porsi soto pada setiap pedagang binaan.

Daaniys Syakila Wibowo, siswi kelas 11, SMK Negeri 3 Jepara, mengatakan, merasa senang terlibat dalam pesta rakyat itu. Dia datang bersama teman-temannya satu sekolah. Selain itu murid dadi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Jepara juga berpartisipasi.

“Kita bisa ngerasain soto dari berbagai daerah juga. Terus banyak orang, lebih ramai acara ini jadi berkesan untuk Jepara. Selamat ulang tahun ke 80 Jawa Tengah,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengucapkan rasa terimakasih kepada Pemprov Jateng yang memercayakan Kanupaten Jepara jadi salah satu tuan rumah rangkaian HUT Jateng ke-80. Dua tempat lainnya yakni Kabupaten Batang, dan Kota Semarang.

“Terimakasih, dengan kegiatan ini perekonomian kami bergerak. Hotel (penginapan) laku, pedagang UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) juga laris,” katanya. (*)

Peringati HUT Kendal ke-420, 500 Rider Gelar Touring Bersama Eksplorasi Destinasi Wisata Lokal

Lingkar.co – Sekitar 500 rider dari berbagai komunitas motor di Kendal mengikuti Touring Wisata Bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-420 Kabupaten Kendal, Sabtu (26/7/2025). Touring ini menjadi salah satu agenda promosi wisata daerah yang digagas oleh suami Bupati Kendal, Murdoko, dengan rute menyusuri berbagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kendal.

Kegiatan touring ini dimulai dan diakhiri di Rumah Dinas Bupati Kendal. Rombongan motor berangkat menuju Bendungan Juwero di Kecamatan Pegandon sebagai titik tujuan pertama. Selanjutnya, mereka melanjutkan perjalanan ke Curug Tiga dan Curug Sewu di Kecamatan Patean, lalu menuju wisata alam Tlogo Mili di Kecamatan Plantungan. Usai menikmati suasana pegunungan, para rider turun ke kawasan wisata pantai Sendang Sikucing di Kecamatan Rowosari sebelum kembali ke titik awal.

Menurut Murdoko, kegiatan ini awalnya hanya dirancang secara spontan dengan mengajak 50 orang. Namun antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga peserta membludak mencapai 500 orang. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda tahunan sebagai upaya memperkenalkan kekayaan wisata di Kendal.

“Kegiatan ini untuk memperingati HUT Kendal dan memperkenalkan destinasi wisata. Awalnya dadakan, hanya ingin ajak 50 orang, ternyata animonya luar biasa. Harapannya ini jadi momentum rutin,” ujar Murdoko, suami Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Achmad Ircham Chalid, menyatakan bahwa agenda touring ini menjadi strategi aktif untuk mempromosikan potensi wisata lokal yang masih perlu lebih dikenalkan kepada publik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa wisata di Kendal itu lengkap, dari pegunungan hingga pantai. Beberapa destinasi masih baru dan perlu sering dipromosikan agar ramai pengunjung,” jelas Ircham.

Ircham juga menambahkan, dengan semangat Hari Jadi ke-420, pihaknya berharap masyarakat Kendal tidak perlu jauh-jauh jika ingin berwisata. “Kendal punya semuanya, tinggal bagaimana kita dorong bersama agar makin dikenal,” tambahnya.

Rangkaian touring ini mendapat sambutan hangat dari warga dan komunitas otomotif. Tidak hanya memacu motor, para peserta juga menikmati keindahan alam Kendal serta mempererat silaturahmi lintas komunitas. (*)

Penulis: Yoedhi W

Tutup HUT 123, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Employee Gathering

Lingkar.co – PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 menggelar gathering di Lubana Sengkol, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (5/5/2024). Kegiatan dengan konsep employee gathering tersebut diikuti seluruh pegawai PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2.

Pemimpin PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2, Endang Pertiwi menuturkan, employee gathering dengan tema 123 Go! tersebut sekaligus menutup rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-123 Pegadaian.

Gathering ini juga rangkaian HUT ke-123 Pegadaian dan juga menandakan sebagai aba-aba untuk siap bertanding pada industri keuangan sekaligus menyiapkan para insan Pegadaian untuk menang,” kata Endang Pertiwi, dalam keterangan tertulisnya.

Dijelaskan, employee gathering tersebut diisi dengan berbagai permainan yang menarik. Para pegawai dilibatkan secara aktif dalam proses permainan yang kreatif.

“Dengan game-game itu diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar pegawai dan terbentuk kekompakan serta mental juara para insan Pegadaian,” jelasnya.

Dengan begitu, diharapkan bisnis Pegadaian selalu bergerak dan bertumbuh. Sehingga, para pegawai yang merupakan insan Pegadaian dapat berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat dengan program dan produk Pegadaian yang dimiliki.

Endang Pertiwi menambahkan, PT Pegadaian kini telah mengalami transformasi yang menjadikan fokus perusahaan tidak hanya sebatas pada layanan gadai, tetapi juga pada berbagai program yang dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

Bahkan, transaksi Pegadaian kini juga bisa dilakukan melalui aplikasi Pegadaian Digital Services (PDS). Melalui aplikasi tersebut, nasabah tidak harus datang ke outlet untuk melakukan transaksi apapun, cukup menggunakan smartphone dari rumah.

“Untuk produk, kini Pegadaian tak hanya fokus pada gadai saja, tapi banyak produk baik investasi maupun pembiayaan yang bisa diakses masyarakat. Di antaranya tabungan emas hingga kredit usaha rakyat (KUR),” paparnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh insan Pegadaian, Endang Pertiwi optimistis Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 dapat mencapai tujuan untuk “MengEMASkan Indonesia”.

Dalam employee gathering tersebut, digelar lomba memancing dan aneka fun game yang diikuti seluruh pegawai PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2. Selain itu, juga digelar penyerahan penghargaan Pegadaian Excellence Award (PEA) dan Pegadaian Innovation Award (PIA) bagi pegawai berprestasi. (*)

Penulis: Ahmad Rifqi Hidayat