Operasi SAR Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Petungkriyono Pekalogan Resmi Ditutup

Lingkar.co – Operasi SAR pencarian terhadap korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di desa Kasimpar kecamatan Petungkriyono, Pekalongan secara resmi ditutup pada, Senin (27/1/2025).

Penutupan dilakukan oleh Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono dan didampingi oleh Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya selaku Incident Command (IC) Tanggap darurat.

Budiono yang juga selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, sesuai dengan prosedur bahwa pelaksanaan operasi SAR banjir bandang dan tanah longsor di Petungkriyono berlangsung selama 7 hari atau bisa lebih cepat apabila korban sudah ditemukan semuanya.

Hingga hari kemarin seluruh korban longsor sudah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi oleh tim SAR gabungan sesuai dengan laporan kehilangan yang masuk.

“Untuk satu korban terakhir atas nama Teguh Imanto, warga Kayupuring, ternyata bukan korban dari kejadian tanah longsor di desa Kasimpar melainkan korban kejadian terseret arus sungai Welo yang meluap diatas jembatan Sepingit atau Tinalum dimana saat meluap itu korban melintas dan terseret arus,” beber Budiono.

Budiono menambahkan, bahwa pihaknya sebenarnya sudah melakukan pencarian di sungai Welo, dari bawah kafe Allo hingga ke objek wisata Black Canyon yang berada tak jauh setelah jembatan Sepingit. Pencarian dilakukan sejak rabu karena sudah ada dua korban longsor yang ditemukan di lokasi sungai tersebut.

“Kami mengevakuasi 2 jenazah dari dekat jembatan Sepingit atas laporan warga. Kemudian kami mengirim satu SRU untuk penyisiran disana siapa tau bisa menemukan korban lagi, namun hingga jumat tidak ada lagi tanda-tanda keberadaan korban longsor,” bebernya.

Dengan ditemukannya seluruh korban longsor di desa Kasimpar maka sudah selesai pelaksanaan operasi SAR. Namun, untuk korban terakhir tetap akan dilakukan pemantauan dan apabila korban berhasil ditemukan, maka Basarnas siap untuk melakukan evakuasi.

Pihak keluarga korban atas nama Teguh Imanto juga menyatakan pihaknya mengikhlaskan atas apa yang terjadi terhadap anggota keluarganya.

“Istri saudara Teguh menyatakan kepada kami bahwa keluarga telah ikhlas dan tidak keberatan apabila operasi pencarian dihentikan. Namun kami dari Basarnas akan terus melakukan pemantauan dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait apabila ada informasi penemuan kami siap mengevakuasinya sesuai dengan permintaan keluarga,” imbuhnya.

Lanjutnya, dengan telah ditemukannya seluruh korban tanah longsor di desa Kasimpar, maka pada hari ini, senin, 27 Januari 2025 pada pukul 09.30 WIB operasi SAR ini resmi di tutup.

“Namun untuk masa tanggap darurat, proses rehabilitasi masyarakat terdampak masih akan berlangsung hingga tujuh hari kedepan. Terimakasih juga untuk semua pihak tim SAR gabungan baik dari TNI, Polri, BPBD, serta seluruh Potensi SAR yang telah bekerja keras hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Terimakasih,” kata Budiono.

Penulis : Alan Henry

Masa Libur Panjang, KAI Daop 4 Semarang Kedatangan 47 Ribu Penumpang

Lingkar.co – PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 47.614 penumpang atau rata-rata 23.807 penumpang per hari yang telah datang atau tiba selama dua hari masa long weekend libur Isra Mi’Raj dan Tahun Baru Imlek yang dimulai pada Sabtu(25/1) hingga Minggu (26/1/2025).

Selama periode tersebut, jumlah kedatangan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 15.574 penumpang, diikuti Stasiun Semarang Poncol sebanyak 11.201 penumpang, Stasiun Tegal 7.478 penumpang, Stasiun Pekalongan 5.392 penumpang, Stasiun Pemalang 5.392 penumpang, Stasiun Cepu 1.492 penumpang, dan Stasiun Weleri sebanyak 1.240 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa puncak kedatangan tertinggi pada periode dua hari tersebut, terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2025 dengan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 25.678 penumpang.

Adapun untuk penumpang terbanyak yang tiba di wilayah Daop 4 Semarang berasal dari Jakarta, Bandung, Purwokerto, Surabaya, Madiun, Solo dan lain sebagainya.

Sementara itu, untuk jumlah penumpang yang diberangkatkan dari wilayah Daop 4 Semarang pada periode 2 hari tersebut tercatat ada sebanyak 43.025 penumpang atau rata-rata 21.513 penumpang per hari.

Dengan jumlah penumpang berangkat tertinggi di periode tersebut terjadi di Stasiun Semarang Tawang sebanyak 13.276 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 13.127 penumpang, Stasiun Tegal 6.367 penumpang, Stasiun Pekalongan 4.116 penumpang, Stasiun Pemalang 1.665 penumpang, Stasiun Weleri 1.375 penumpang, dan Stasiun Cepu sebanyak 1.052 penumpang.

Sedangkan, untuk pembatalan tiket kereta api, dari tanggal 21 Januari hingga 27 Januari 2025 terdapat sebanyak 5.406 tiket yang telah dibatalkan oleh para penumpang KA karena terjadinya pembatalan maupun pengalihan pola operasi perjalanan kereta api imbas luapan air yang terjadi saat ini di jalur KA antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug Kabupaten Grobogan sejak Selasa, 21 Januari 2025.

Adapun rincian pembatalan tiket di stasiun wilayah Daop 4 Semarang meliputi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 1.752 tiket, Stasiun Semarang Poncol 1.695 tiket, Stasiun Cepu 771 tiket, Stasiun Ngrombo 460 tiket, Stasiun Tegal 391 tiket, dan lainnya.

KAI kembali menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas gangguan perjalanan kereta api yang terjadi saat ini kepada seluruh pelanggan yang terdampak. KAI terus melakukan berbagai langkah optimal untuk memperbaiki kondisi jalur sehingga dapat segera normal dan dapat dilalui oleh kereta api kembali.

“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Selama masa libur long weekend ini, KAI berkomitmen akan melayani masyarakat dengan aman dan selamat. Sehingga momen liburan bersama keluarga atau sahabat dapat dinikmati pelanggan dengan nyaman, menyenangkan dan berkesan,” tutup Franoto.

Penulis : Alan Henry

ASTI Siap Cetak Atletik Berprestasi, Pemkab Siap Suport

Lingkar.co – Anniversary 6 Tahun, Akademi Sarana Talenta Indonesia (ASTI) diharapkan bisa lebih bermanfaat, terutama dalam pembinaan anak-anak di bidang sepakbola.

Puncak Anniversary 6 Tahun digelar di Stadion Kebondalem Kendal, Senin (27/1/2025). Dihadiri Bupati Kendal Terpilih, Dyah Kartika Permanasari, Wakil Bupati Terpilih, Benny Karnadi, Kepada Disporapar Achmad Ircham Chalid.

CEO ASTI, Arief Budiyanto berharap di ulang tahun ke – 6 ini, ASTI sudah banyak melahirkan bibit atlet-atlet sepakbola baik nasional hingga internasional. Diantaranya saat ini ada 3 anak dari ASTI Kendal dan Kudus yang tengah mengikuti TC (Training Center) timnas U-17.

“Harapannya kita bisa mengembangkan ASTI lagi untuk membina anak-anak. Sehingga bisa menjadi pemain sepakbola yang profesional dan mempunyai karakter yang kuat dan baik. Ini sudah mulai ada yang dilirik timnas, ada yang ke Portugal, bisa ke Inggris, Thailand dan ada bebwrapa yang sudah di Liga 1,” ungkapnya.

Pembina ASTI Kendal, Rusmono Rudi Nuryawan atau akrab disapa Wawan mengatakan, momentum ulang tahun ke-6, ASTI Kendal akan terus menggandeng dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait termaauk dengan PDM Muhammadiyah Kendal guna mencetak bibit atlet sepakbola yang berkarakter dan nantinya bisa mengharum Kabupaten Kendal di kancah nasional maupun internasional.

“24 pemain terpilih PSSi tiga diantaranya dari ASTI Kendal. Ini adalah prestasi yang membanggakan karena mereka dididik di SMP dan SMU Muhammadiyah. Jadi kerjasama dengan Muhammadiyah ini sangat positif sekali. Dan tadi dikatakan ibu bupati terpilih bahwa beliau siap mem-back up penuh keberadaan ASTI ini,” ujar Wawan.

Sementara, bupati Kendal terpilih, Dyah Kartika Permanasari yang akrab disapa Mbak Tika sangan mengapresiasi keberadaan ASTI kedepan semakin maju dan dapat melahirkan atlet sepakbola berprestasi di kancah nasional maupun internasional.

“Keberadaan ASTI ini sebagai wadah jyga untuk membangun karakter generasi anak bangsa yang tentunya juga ikut memajukan prestasi sepakbola di Indonesia,” kata Mbak Tika.

Benny Karnadi menambahkan, kedepan Pemkab Kendal akan terus mendorong dan mensupport agar akademi sepakbola di Kabupaten Kendal lebih berkembang

“Supaya sepakbola itu berkembang, kita harus lebih baik seperti dulu lagi. Tadi kita lihat dari ASTI sudah ada yang masuk TC timnaa U-17, jadi saya kira potensinya sangat besar. Sehingga bagaimana tanggung jawab kita untuk memberikan ruang dan fasilitas agar mereka bisa lebih berkembang lagi,” pungkasnya.

Penulis : Wahyudi

Tingkatkan PAD Sektor Pariwisata Disporapar Kendal Kolaborasi dengan PAMDI

Lingkar.co – Dalam rangka mendongkrak kunjungan wisata di Kabupaten Kendal, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal menggelar sarasehan bersama Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Kendal, Minggu (26 /01/ 2025).

Kegiatan yang sengaja digelar di Daya Tarik Wisata (DTW) Curugsewu Patean ini mengambil tema Berkolaborasi untuk Pariwisata Berdikari. Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Kendal Terpilih, Dyah Kartika Permanasari didampingi suami, Murdoko, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, Ketua Pamdi Kendal, Bambang Dwiyono serta para musisi dan artis dangdut di Kabupaten Kendal.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penggalangan donasi bagi warga terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Patebon, Kendal

Bupati Terpilih, Dyah Kartika Permanasari yang akrab disapa Mbak Tika mengapresiasi kegiatan saresehan dan penggalangan donasi bagi korban banjir di Patebon.

Bupati terpilih, pengembangan destinasi wisata di Kendal perlu dilakukan dengan menggandeng barbagai pihak termasuk para pelaku seni dan musisi. Ia mengapresiasi kegiatan ini karena dilaksanakan di DTW Curugsewu yang merupakan salah satu pariwisata yang dimiliki Pemkab Kendal.

“Ini menjadi salah satu langkah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Kendal yang akan berdampak dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kendal,” katanya.

Mbak Tika menyatakan, peningkatan dan pengembangan daya tarik wisata di Kabupaten Kendal menjadi salah satu visi misi dirinya dalam memimpin Kabupaten Kendal kedepan.

“Pariwisata ini kalau kita tidak menambah fasilitas-fasilitas, tidak menambah kreativitas untuk menjadikan daya tarik otomatis bisa kalah dengan destinasi wisata di daerah lainnya,” ujar Mbak Tika.

Melalui sarasehan dengan DPC PAMDI Kendal ini nantinya menjadi masukan untuk Pemkab Kendal dalam mengembangkan bakat dari para musisi yang ada di Kendal.

“Kita juga berkewajiban mendorong para musisi lokal kita. Kami kedepannya apabila ada event-event InsyaAllah akan melibatkan musisi dan pelaku seni di Kabupaten Kendal. Kita akan berusaha merangkul mereka terutama juga untuk memprimosikan destinasi wisata di Kendal,” ungkapnya.

Kegiatan saresehan dan penggalangan donasi bagi korban banjir di Patebon. (dok Wahyudi)

Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid menerangkan, kolaborasi ini merupakan hal positif dalam mendongkrak kunjungan wisatawan di Kabupaten Kendal.

“Paling tidak dengan adanya kolaborasi ini istilahnya ada atraksi tambahan yang bisa menarik wisatawan ke Kabupaten Kendal. Terutama di DTW yang dikelola Pemkab Kendal,” kata Kepala Disporapar Kendal.

Ketua PAMDI Kendal, Bambang Dwiyono menilai dengan adanya event-event termasuk event dangdut ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung untuk mwngunjungi daya tarik wisata di Kabupaten Kendal.

“Curugsewu ini kan menjadi salah satu andalan DTW milik Pemkab. Sehingga kami berfikir kalau tidak ada atraksi kesenian atau lainnya peminat untuk berwisata itu apa yang dicari. Tidak hanya Pamdi saja, kita juga akan berkembang ke seni-seni lain,” ujar Bambang Dwiyono.

Selain itu, melalui event-event kesenian nantinya juga akan melahirkan bibit-bibit baru yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kenda ke tingkat nasional hingga internasional.

Penulis : Wahyudi

PPP Jateng Giat Sosialisasikan Gus Yasin Untuk Maju di Muktamar

Lingkar.co – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Masruhan Samsurie mengatakan, saat ini pihaknya masih giat melakukan sosialisasi kepada beberapa DPW PPP terkait rencana untuk mendukung Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dalam muktamar yang akan digelar setelah lebaran nanti.

“Saat ini DPW Jateng tengah mensosialisasikan Gus Yasin ke wilayah-wilayah lain. Untuk internal di Jateng nama Gus Yasin tidak perlu dikampanyekan lagi karena sudah automatically sebagaimana arahan para kiai dan senior PPP di Jateng,” kata Masruhan saat dikonfirmasi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Minggu (26/1/2025).

Kendati demikian, dirinya mengaku bahwa figur yang bakal diusung akan diputuskan dalam Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PPP Jawa Tengah

“Sosok calon ketum PPP akan diputuskan oleh DPW PPP Jateng dalam Rapimwil yang akan diselenggarakan menjelang ramadan nanti. Muktamarnya juga masih agak lama, setelah Lebaran,” bebernya.

Masruhan menyebut bahwa sejumlah nama yang sudah beredar bakal calon ketua cukup kuat secara basis massa. “Secara nasional disamping Gus Yasin juga ada nama lain seperti Gus Ipul (Syaifullah Yusuf) yang Mentri Sosial dan sekjen PBNU, Gus Ipul basis pendukungnya dari Jawa Timur,” ujarnya.

Tidak kalah mentereng, nama kedua yang ia sebut adalah sosok purnawirawan TNI yang menjadi Tim Penasehat Presiden RI. “Ada juga Jendral Purn Dudung Abdulrahman yang Tim Penasehat Presiden dan pernah menjadi Tim Pemenangan Luthfi-Yasin di Pilkada Jateng kemarin,” sebutnya.

“Dudung yang keturunan kasunanan Cirebon banyak mendapat support dari Jawa Barat,” sambungnya.

Dirinya juga memperhitungkan peluang mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. “Nama Sandiaga Uno yang pernah jadi ketua Bapilu PPP Pusat juga masih jadi perbincangan,” bebernya.

Program Samsat Budiman dan Samsat Corporate Jateng Raih Pendapatan Rp19,363 Miliar

Lingkar.co – Program Samsat Budiman dan Samsat Corporate dari Pemerintah Provinsi Jateng dinilai mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermoror (PKB).

“Kontribusinya setiap tahun terus alami peningkatan. Pada 2024 mencapai Rp19,363 miliar, artinya dua kali lipat dari 2023,” kata Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Nadi Santoso saat acara penghargaan Samsat Award, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (24/1/2025) lalu.

Samsat Budiman adalah inovasi pelayanan dengan mendekatkan pelayanan pajak ke tingkat desa. Pembayaran pajak kendaraan bermotor bisa dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Jumlahnya saat ini ada 839 unit Samsat Budiman. Jumlah ini terus bertambah dengan (adanya) Bumdes yang bergabung,” kata Nadi.

Sedangkan Samsat Corporate adalah program kerjasama antara Bapenda Jateng, PT Jasa Raharja, dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng yang menyediakan layanan Samsat di sejumlah lingkungan perusahaan.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menambahkan, atas capaian-capaian itu, Samsat Award diadakan sebagai apresiasi kepada mitra Samsat.

“Samsat Award baru dilaksanakan tahun ini, tujuannya memberikan apresiasi kepada mitra Samsat atas dukungan layanan pembayaran pajak kepada masyarakat,” kata dia.

Nana melanjutkan, ada lima kategori penghargaan dengan total 16 penerima dari perorangan/instansi.

“Untuk kategori Bumdes (Samsat Budiman) dan Samsat corporate kita berikan hadiah masing-masing satu sepeda motor,” kata Nana.

Terdapat lima Bumdes yang mendapat penghargaan atas catatan raihan objek terbanyak pada periode Juli-15 Desember 2024. Meliputi Bumdes Mekarsari Kabupaten Kebumen, Bumdes Parikesit Kabupaten Pemalang, Bumdes Sumber Kahuripan dan Bumdes Kemiri Jaya, dan Bumdes Genta Makmur Kabupaten Cilacap.

Adapun kategori Penghargaan Badan Usaha Korporasi dengan Transaksi Samsat Corporate terbanyak 2024 diterima oleh Majelis Wakil Cabang NU Bonoworo, Kabupaten Kebumen.

Lebih lanjut, Nana mengatakan, pendapatan pajak akan digunakan untuk meningkatkan pembangunan dan kemajuan provinsi Jawa Tengah.

“Saat ini, kami merasakan dan melihat bahwa Jawa Tengah maju. Kita lihat dari pertumbuhan ekonomi yang baik,” kata dia.

Selain itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan. Secara persentase, orang miskin di Jateng pada September 2024 turun menjadi 9,58%, dibandingkan Maret 2024 yang mencapai 10,47 persen.

Sebagai informasi, pendapatan PKB tahun 2024 mencapai sebesar Rp5,47 triliun dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp3,068 triliun.

Penulis : Alan Henry

Tahun Baru Imlek, Rooms Inc Semarang Beri Diskon 50% untuk Pemilik Shio Ular

Lingkar.co – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek 2025, yang bertepatan dengan Tahun Ular Kayu, Rooms Inc Semarang berikan penawaran spesial bagi para pemilik shio ular.

Untuk merayakan datangnya tahun baru yang penuh makna ini, Rooms Inc Semarang ingin berbagi kebahagiaan dengan memberikan kesempatan istimewa kepada mereka yang lahir pada tahun ular untuk menikmati hidangan lezat di restoran mereka, Meet n Eat Resto & Spacebar, dengan harga yang lebih terjangkau.

Tepat pada tanggal 29 Januari 2025, pemilik shio ular berkesempatan menikmati diskon 50% untuk seluruh menu makanan dan minuman di Meet n Eat Resto & Spacebar hanya dengan menunjukkan KTP yang mencantumkan tahun kelahiran shio ular.

General Manager Rooms Inc Semarang, Kusnadi menyampaikan, dengan penawaran istimewa ini, para tamu dapat menikmati berbagai pilihan menu dengan harga setengah lebih hemat.

“Promo ini berlaku pada tanggal 29 Januari 2025 saja, sehingga para pemilik shio ular dapat merayakan Tahun Baru Imlek dengan cara yang spesial bersama keluarga atau teman,” katanya, Minggu (26/1/2025).

Kusnadi mengatakan, Meet n Eat Resto & Spacebar di Rooms Inc Semarang telah dikenal sebagai salah satu tempat makan favorit di kota, dengan konsep yang menggabungkan gaya hidup modern dan kenyamanan.

“Restoran ini menawarkan berbagai pilihan menu yang menggugah selera, dari hidangan khas Indonesia hingga masakan internasional yang siap memanjakan lidah. Tak hanya itu, Spacebar, bagian dari restoran yang menyajikan minuman segar dan kreatif, juga menjadi pilihan tepat untuk bersantai sembari menikmati suasana yang stylish,” ungkapnya.

Selain menyedikan pilihan menu yang menggugah selera, Rooms Inc Semarang menjadi tempat ideal untuk menginap, bekerja, maupun sekadar menikmati waktu luang. Para tamu dapat menikmati pengalaman menginap yang berbeda, di mana kenyamanan dan gaya hidup berpadu dalam satu tempat.

Penulis : Alan Henry

Tim All-Stars Kudus Sukses Menangkan MilkLife Soccer Challenge All-Stars

Lingkar.co – Tim All-Stars Kudus sukses menjadi pemenang pada gelaran perdana MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife. Dalam laga final yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu (26/1/2025), anak-anak asuhan Coach Yayat Hidayat membekap perlawanan Tim All-Stars Solo dengan skor 1-0.

Mencuplik jalannya pertandingan, kedua tim memulai laga dengan agresivitas yang cukup tinggi dengan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Serangan demi serangan dibangun kedua tim demi merobek jantung pertahanan.

Gol tunggal di laga final itu tercipta di babak kedua melalui skema sepak pojok. Tendangan striker Tim All-Stars Kudus, Giada Soebianto yang melabung ke arah gawang, lolos dari hadangan kiper Tim All-Stars Solo, Queenza Auradista. Kemelut di depan pun terjadi hingga striker Tim All Stars Kudus, Asyifa Sholawa Farizqi, melakukan sontekan sehingga bola meluncur ke gawang. Kedudukan bertahan 1-0 hingga wasit meniup peluit panjang.

Pelatih Tim All-Star Kudus, Yayat Hidayat mengapresiasi kerja sama tim yang baik. Pasalnya, menjalani lima pertandingan selama turnamen, Tim All-Stars Kudus belum pernah mencatatkan kekalahan.

“Progress permainan Tim All-Stars Kudus sangat bagus dari awal sampai final. Pada pertandingan tadi di babak pertama sedikit kesulitan karena Tim Solo juga bertahan sangat kokoh. Tapi, alhamdulilah babak kedua permainan mulai berkembang, tim bermain lepas sehingga bisa mengubah peluang menjadi gol,” katanya.

Ia berharap prestasi ini dapat menjadi langkah awal agar seluruh pemain dapat menggapai asa sebagai pesepakbola putri handal masa depan.

“Harapan saya ke depan para pemain dapat terus berproses, lebih giat latihan, sehingga apa yang dicita-citakan bisa tercapai,” tandasnya.

Senada, Kapten Tim All-Stars Kudus, Asyifa Sholawa Farizqi bersyukur atas capaian di ajang level nasional itu. Terlebih para pemain terbaik dari delapan kota bertemu untuk adu kemampuan mengolah ‘si kulit bundar’ di lapangan.

“Bangga bisa masuk ke final dan alhamdulilah babak kedua bisa mencetak gol berkat kerjasama yang baik. Terima kasih untuk Tim All-Star Kudus, tim pelatih karena kerja sama kita bisa membanggakan Kota Kudus sebagai tuan rumah,” ungkapnya.

Laga final MilkLife Soccer Challenge All-Stars juga disaksikan langsung oleh Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki. Coach Mochi, sapaan karibnya, mengapresiasi para pemain yang sudah menampilkan kemampuan selama pertandingan bergulir. Ia melihat potensi pesepakbola putri yang masih dapat terus diasah agar memiliki kemampuan mumpuni.

“Saya melihat mereka sudah berusaha dengan keras untuk menjadi juara. Pada pertandingan final ini banyak permainan bagus yang dikeluarkan pemain mulai dari kemampuan dasar hingga kerjasama tim yang baik,” katanya.

Pelatih yang pernah membawa Timnas Wanita Jepang meraih Juara Piala Dunia Wanita pada 2011 ini mengungkapkan, untuk menjadi pemain timnas putri Indonesia, tidak hanya dibutuhkan bakat dan kemampuan, tetapi juga pemahaman mendalam soal sepak bola. Hal tersebut bisa mulai ditanamkan sejak usia dini.

“Untuk menjadi pemain nasional jalannya masih panjang, tetapi ini permulaan bagus dengan memulai dari usia dini. Banyak pemain potensial tetapi pemain yang paham soal sepak bola, bisa beradaptasi dan menguasai dasar sepak bola itulah yang dicari,” tandasnya.

Sementara itu, President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono mengungkapkan, pihaknya tidak hanya berfokus pada pemassalan di level usia dini melalui penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge dan MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Di usia yang lebih tinggi, juga diselenggarakan Hydroplus Soccer League untuk Kelompok Umur (KU) 14, dan mendukung bergulirnya Hydroplus Pertiwi Cup bagi KU 14 dan KU 16.

“Rangkaian turnamen tersebut membuka mimpi atlet-atlet sepak bola putri untuk mengembangkan karir di masa yang akan datang. Serta diharapkan dapat menjadi cikal-bakal terbentuknya pemain-pemain terbaik yang kelak mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” katanya.

Victor menambahkan, kesuksesan terselenggaranya turnamen yang digelar tak lepas dari dukungan dan peran serta pihak terkait mulai dari pemerintah, asosiasi, hingga sekolah. Dengan demikian, diharapkan mampu memutar mata rantai ekosistem sepak bola Tanah Air secara konsisten dan berkelanjutan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini. Khususnya kepada PSSI, ASBWI, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Kota dan Kabupaten, serta para guru dan orangtua. Membangun olahraga adalah bagian dari perjuangan untuk membangun negara dan keberhasilan meraih prestasi dunia akan semakin menyatukan bangsa,” ungkapnya. (*)

Penulis: Miftah

Peduli Pendidikan Pesantren, Ning Nawal Terbitkan Buku Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan Seksual

Lingkar.co – Nawal Nur Arafah, M.S.I, isteri Wakil Gubernur Terpilih Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), punya kepedulian yang luar biasa terhadap pendidikan pesantren. Kepedulian menantu Mbah Maimoen Zubaer itu diwujudkan dengan menerbitkan buku panduan khusus tentang penanganan bullying dan kekerasan seksual di pesantren. Judul bukunya ‘Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan Seksual’.

Buku setebal 100 halaman karya Ning Nawal, panggilan akrabnya itu, dilaunching secara meriah di Hotel Ciputra Semarang, pada Sabtu, (25/1/2025). Ratusan kaum wanita dari berbagai profesi hadir menyambut buku yang diberi pengantar Begawan Pers Prof. Dr. (H.C.) Dahlan Iskan.

Banyak pihak bertanya-tanya, mengapa, isteri Gus Yasin, yang juga dari keluarga pesantren Al Anwar, Sarang Rembang itu sampai menulis buku tentang bullying dan kekerasan seksual di pesantren.

“Ide dasar dari menulis buku ini, karena saya menyaksikan praktek bullying di sebuah pesantren. Sebuah kisah ada petugas keamanan di pesantren yang menyita beberapa ponsel sejumlah santri,” kenang Ning Nawal saat memberi pengantar launching dan bedah buku tersebut.

“Lalu santri membully petugas tersebut dengan memasukkan batang-batang rokok di almarinya. Karena tidak terima, petugas tersebut suatu malam membeli bensin lalu membakar tubuh santri yang tidur hingga 70 persen tubuhnya rusak,” sambungnya.

Cerita lain juga ia ungkapkan, ada juga di sebuah pesantren, dengan alasan untuk mencari berkah, tubuh santri wanita sampai disentuh-sentuh oleh pengasuh maupun pemangku pesantren. “Inilah masalah serius praktek bullying dan kekerasan seksual yang menurut saya harus kita cegah dan lawan,” tegasnya.

Dari praktek-praktek terlarang di pesantren itulah, ia berusaha menuliskan sehingga terbit sebuah buku. Harapannya, buku ini menjadi panduan pondok pesantren dalam mengelola santri yang bermartabat. Sehingga pesantren terbebas dari bullying dan kekerasan seksual.

Nawal Nur Arafah saat launching Buku Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan Seksual di Hotel Ciputra Semarang. Foto: dokumentasi
Nawal Nur Arafah saat launching Buku Pesantren Anti Bullying dan Kekerasan Seksual di Hotel Ciputra Semarang. Foto: dokumentasi

“Buku ini berisi panduan lengkap tentang bullying, ada bab membahas pesantren ramah anak dan perempuan, memahami bullying, pencegahan bullying, memahami kekerasan seksual dan pencegahanya, membangun pelaporan, menciptakan pesantren yang inklusif dan lainya,” ucapnya.

Ning Nawal mengakui pesantren memang rawan bullying dan kurang ramah anak. Misalnya masih terjadi santri dipaksa masuk jurusan tertentu padahal dia tidak suka. Atau ada santri anak-anak orang kaya, yang mendapatkan perlakuan khusus, lain dengan anak-anak kurang beruntung. Atau segala keputusan dan aturan sepihak dari pengasuh.

“Kalau pesantren ramah anak, dalam membuat keputusan harus melibatkan dan berorientasi kepada santri, sehingga ada dialog yang membuat santri nyaman di pesantren,” jelasnya.

Pengunjung Asal Mranggen Ingin Pemkot Lebih Perhatikan Potensi Wisata Semarang Zoo

Lingkar.co – Pengunjung dari Mranggen Demak Wiwik Maryati ingin Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang lebih memperhatikan potensi wisata Semarang Zoo sebagai kebun binatang yang ada di eks karisidenan Semarang.

“Ini kan kebun binatang yang paling dekat, Demak gak ada, Purwodadi gak ada, Kendal gak ada. Harapannya pemerintah bisa lebih memperhatikan potensi Semarang Zoo menjadi objek wisata yang murah, merakyat agar lebih ramai lagi,” kata Wiwik disela menunggu anak-anak bermain air di Semarang Zoo, Minggu (26/1/2025).

Guru les yang datang bersama rombongan anak les beserta orang tuanya menilai perlu ada tambahan koleksi satwa dan perbaikan sejumlah fasilitas

“Satwa kurang banyak, area permainan biasa saja, tidak ada taman untuk santai keluarga,” ujarnya.

Senada, Yusron pengunjung dari Pekalongan yang datang bersama istrinya, Ida dan dua anaknya berharap ada tambahan koleksi satwa dan perbaikan sejumlah fasilitas umum seperti taman bermain dengan area lesehan untuk duduk bersantai bersama keluarga.

“Harapannya ada tambahan perbaikan lagi, terutama untuk bersantai bersama keluarga seperti taman dan tempat lesehan,” ujarnya.

Ida menambahkan, dirinya mengaku ada perbaikan fasilitas dari sebelumnya. Kata dia, berbeda jauh dengan pertama kali berkunjung ke Semarang Zoo sebelum pandemi.

“Pertama kali ke sini belum ada anak, sebelum pandemi, sekarang ada kemajuan, sudah beda banget sama yang dulu,” ungkapnya.

Para pengunjung saat memasuki Semarang Zoo. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Para pengunjung saat memasuki Semarang Zoo. Foto: Rifqi/Lingkar.co

“Perlu ditingkatkan lagi (perbaikannya), hewan-hewannya juga ditambah biar anak-anak bisa melihat langsung, tidak dari hp,” harapnya.

Menanggapi hal itu, direktur PT Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo Bimo Wahyu Widodo mengaku punya keinginan yang sama dengan pengunjung. Kendati demikian, dirinya masih menanti kebijakan dari Pemkot Semarang.

“Impian ke sana sudah ada, pilihan desain konsep pengembangan Semarang Zoo sudah ada, tapi butuh dana yang tidak sedikit, dan ini memang kita masih koordinasikan dengan para stakeholder,” ungkapnya.

Kabar Politik Terkini dan Terpercaya Indonesia

Exit mobile version