Arsip Tag: mulai

KPU Kendal Mulai Terima Logistik Pilkada Serentak 2024

Lingkar.co – Memasuki masa kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal mulai menerima berbagai logistik yang akan digunakan dalam proses pemungutan suara yang akan berlangsung pada tanggal 27 November 2024 nanti. Logistik yang diterima oleh KPU Kendal antara lain; bilik suara, tinta dan kabel ties untuk segel.

Beberapa waktu lalu, KPU Kendal sudah menetapkan nomor urut bagi setiap paslon yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kendal 2024. Antara lain Tika-Benny nomor 01, Mirna-Riki nomor urut 02, dan Basuki-Nashri mendapatkan nomor 03.

Staf KPU Kendal bagian logistik Subeki mengatakan saat ini kpud Kendal mulai menerima kiriman logistik pilkada. Logistik yang sudah diterima antara lain kabel ties, bilik suara dan tinta.

Namun demikian, beberapa item penting seperti surat suara dan alat bantu untuk pemilih penyandang disabilitas masih dalam proses pengiriman. Bahkan gudang sebagai tempat penyimpanan logistik sudah disiapkan oleh kpud kendal.

“ Saat ini yang datang bari tiga macam ,yakni bilik suara, kabel ties dan tinta, sementara KPUD Kendal sudah mempersiapkan tempat atau gudang di gedung islamic center Bugangin Kendal, untuk logistik lainya masih dalam proses pengiriman” jelas Subeki Jumat ( 4/10/24).

Sementara Ketua KPU Kendal, Khasanudin mengatakan sudah ada beberapa logistik yang sudah datang, bahkan kpu juga sudah mempersiapkan tempat untuk menyimpan logistik, saat ini untuk tinta sebanyak 3.238 botol dan bilik suara sebanyak 6.474.

Sedangkan untuk kabel ties permintaan sebanyak 20.424, namun yang terkirim baru 19.248. Kekurangan akan dikirim dalam waktu dekat, termasuk surat suara, sampul suara, plano dan formulir lainnya.

Petugas KPU Kendal saat menerima logistik Pilkada serentak dari KPU RI. Foto: Wahyudi/Lingkar.co
Petugas KPU Kendal saat menerima logistik Pilkada serentak dari KPU RI. Foto: Wahyudi/Lingkar.co

“Saat ini baru tiga jenis yang sudah terkirim, yakni tinta, kabel plastik dan bilik suara. Nantinya secara bertahap akan dikirim sesuai kebutuhan,” jelasnya

Untuk surat suara dan kotak suara saat ini masih dalam proses, sebab untuk lelang berada di KPU RI sehingga KPU Kendal tidak mengurus tender lelang logistik Pilkada. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Logistik Pilkada Mulai Berdatangan, KPU Pati: Belum Lengkap

Lingkar.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mengungkapkan logistik untuk kebutuhan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mulai berdatangan.

Ketua KPU Pati Supriyanto mengatakan logistik untuk Pilkada mulai berdatangan pada 30 September 2024. Dari semua logistik yang dibutuhkan, katanya, baru tiga item yang sudah datang. Di antaranya, tinta, segel kotak suara dan bilik pemungutan suara.

Ia mengaku hanya tinta yang jumlahnya sudah lengkap, sementara yang lainnya masih kurang.

“Tinta 4.030 sudah terkirim sudah lengkap, yang lainnya masih kurang,” ungkapnya, Kamis (3/10/2024).

Ia menyebutkan kebutuhan bilik pemungutan suara untuk Pilkada di Kabupaten pati sebanyak 8.060, sementara yang datang baru 5.200.

“Masih kurang 2.860,” ujarnya.

Kemudian, untuk kebutuhan segel yang digunakan untuk kotak suara sebanyak 25 ribu lebih, namun baru 24 ribu kotak yang sudah datang.

“Segel kebutuhannya itu 25.368 yang sudah datang 24.180 masih kurang 1.188,” ujarnya.

Saat ditanya kapan logistik lainnya datang, ia mengaku belum tau persisnya. Namun, dia memastikan minggu ini sudah datang semua.

“Kmi berharap minggu ini pemenuhan logistik Pilkada bisa datang semua,” pungkasnya.

Diketahui, terdapat tiga Paslon yang sudah mendaftar ke KPU Pati untuk mengikuti kontestasi Pilkada Pati 2024, di antaranya pasangan Sudewo-Risma Ardhi Chandra, pasangan Wahyu Indriyanto-Suharyono, dan Budiyono-Novi Eko Yulianto.

Sementara itu, Pilkada Jateng diikuto oleh pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dan Komjen Pol. Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maemoen (*)

Penulis: Miftahus Salam

Akan Operasional Pertengahan 2026, Pabrik Biomassa Mulai Petakan Potensi di Blora

Lingkar.co – Menindaklanjuti MoU yang sudah dijalin antara Pemkab Blora dengan Pabrik Biomassa PT Maharaksa Biru Energi Tbk pada Rabu (29/11/2023) lalu, perwakilan dari PT Maharaksa Biru mulai melakukan tinjauan di wilayah Blora untuk petakan potensi selama beberapa hari kedepan.

Perlu diketahui, Pabrik Biomassa yang diprakarsai PT Maharaksa Biru Energi Tbk segera berdiri di Blora. Pemkab Blora telah melakukan penandatanganan MoU dengan PT tersebut dan direncanakan pertengahan 2026 pabrik sudah siap operasional.

MoU bersama dalam hal pengembangan proyek bidang energi terbarukan (Wood chip/ Sawdust dan bio compressed natural gas) itu dilakukan langsung oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman dengan Direktur Utama PT Maharaksa Biru Energi Tbk, Bobby Gafur Umar, di aula lantai 15 gedung treasury tower Jakarta, Rabu (29/11/2023).

Widi, salah satu perwakilan dari PT Maharaksa Biru Energi Tbk, menjelaskan, beberapa hari kedepan akan melakukan tinjauan di beberapa wilayah di Blora. “Ada beberapa wilayah yang sudah kami survei salah satunya di wilayah Barat, “ jelasnya, Rabu (17/01/2024) saat koordinasi di ruang pertemuan setda Blora.

Dikemukakan, PT Maharaksa Biru Energi Tbk sangat ingin berinvestasi di Blora. 0leh karena itu pihaknya terus follow up MoU yang telah dilakukan pada November 2023 lalu. “Jadi kami berkomitmen untuk mengmebangkan proyek bio energy dan saat ini kami sudah mou dengan PLN dan menjadi salah satu pemasok besar PLN. Targetnya, dalam 2 tahun ini produksi mencapai 1 juta ton / tahun.” ujarnya.

menurut Widi, target itu tentu tidak ringan dan pihaknya mencoba memenuhinya. Untuk itu pihaknya berharap dari Blora minimal bisa ikut menyumang 300 ribu Ton / tahun. Dikatakan Selain di Blora, PT Maharaksa Biru Energi Tbk juga sudah mendirikan pabrik di Bangka.” Semoga ini nanti jika sudah berdiri tentunya akan bermanfaat juga untuk wilayah Blora.” harapnya.

Dikatakan pula, pihaknya sudah mulai menyusun rencana pengembangan bisnis Bio-CNG (Compressed Natural Gas) dari limbah pertanian yang berlimpah di Blora. Baik jerami, gabah dan jagung. “Daerah Blora ternyata menyimpan potensi limbah pertanian yang sangat besar, tentu setiap wilayah ini banyak potensinya,” papar Widi.

Ditambahkan, pabrik Biomassa yang akan digarap OASA di Blora akan menghasilkan wood chip yang nantinya akan dipasok sebagai bahan co-firing untuk PLTU Rembang. “Disini sebetulnya ada 2 project jadi satu proyek suplai ke PLN yaitu serbuk kayu dan ini sudah ditunggu , sehingga kami butuh data data kayu, namun demikian tentunya kami tidak hanya menebang tapi juga akan menanam dengan melakukan suatu sistem hutan lestari sehingga tidak merusak lingkungan,” imbuhnya.

Sambut Baik

Bupati Blora Arief Rohman saat menindaklanjuti MOU dengan PT Maharaksa Biru Energi Tbk. Foto: dokumentasi

Sementara itu, Bupati Blora H. Arief Rohman menyambut baik dan mengucapkan selamat datang pada tim dari PT Maharaksa Biru Energi Tbk yang sudah mulai bergerak menindaklanjuti kerjasama dengan Pemkab Blora.

“Saya atas nama Pemkab Blora mengucapkan selamat datang di Blora semoga MoU yang sudah dilaksanakan segera bisa di follow up dan memberikan manfaat bagi Pemkab Blora. Ini investasi yang ramah lingkungan tentu harapnya bisa memberikan dampak positif untuk masyarakat juga,” terang Bupati.

Orang nomor satu di Blora itu mengaku, saat ini Pemerintah Kabupaten Blora sangat konsen dalam isu-isu lingkungan. Seperti diketahui bahwasanya biomassa ini menjadi tren, dan Blora salah satu daerah yang dipandang memiliki potensi tersebut.

“Oleh karena itu saya minta seluruh stakeholder yang hadir, OPD terkait, dan teman-teman perhutani, semua yang ada potensi bisa dipetakan di seluruh wilayah Blora. Saya yakin potensi yang ada ini nantinya diharapkan bermanfaat dan memiliki nilai tambah untuk masyarakat.”

“Saya kira ini isu yang menarik. Kami siap ketika nanti di tempat kami sukses untuk ekspansi lebih luas lagi. Tidak hanya Blora, melainkan kabupaten- kabupaten sekitar akan kita ajak bersama sama untuk mensukseskan,” pungkas Bupati Arief. (Adv)

Upaya Pemkab Kendal Tingkatkan Kunjungan Libur Nataru, Mulai Tambah Fasilitas Hingga Sekda Keluarkan Surat Edaran

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Dari memberikan tambahan fasilitas gratis hingga surat edaran.

Untuk menambah kenyamanan pengunjung, Pemkab Kendal telah menambahkan fasilitas gratis, salah satunya membuat gasebo di area wisata Pantai Sendang Sekucing.

Kemudian, pihak pengelola area wisata juga diminta untuk membuat suasana yang meriah, salah satunya adanya tambahan wahana permainan dan konser dangdut di Pantai Cahaya.

Sedangkan di Kolam Renang Boja, telah ditambahkan lampu malam. Selanjutnya untuk di Curug Sewu pada liburan ini ada tontonan untuk lebih mengenalkan budaya lokal Kendal.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk ketika terjadi lonjakan pengunjung, Pemkab Kendal juga menambah petugas keamanan dari kepolisian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dan petugas Pemadam Kebakaran untuk bisa siap siaga.

Bahkan, Pemkab Kendal juga mengeluarkan Surat Edaran Sekda Nomor 556/148/Disporapar tanggal 29 November 2023 tentang imbauan dan pengumuman untuk melakukan kunjungan wisatawan maupun kegiatan luar ruang di DTW yang berada di wilayah Kabupaten Kendal.

Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Irham Chalid mengatakan, semua upaya yang sudah dilakukan adalah demi kemajuan sektor Pariwisata di Kabupaten Kendal, terutama dalam meningkatkan jumlah pengunjung.

Sebab, menurutnya, hal itu akan berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kendal dari sektor pariwisata.

“Kabupaten Kendal memiliki banyak tempat pariwisata yang sangat menarik, untuk itu diimbau kepada warga Kendal khususnya, dan mengajak seluruh masyarakat dari luar daerah untuk bisa berlibur di Kabupaten Kendal, karena liburan di Kendal Lebih Asik,” ujarnya saat dikonfirmasi Lingkar, Kamis (29/12/2023).

Menyambut hal itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kendal juga memberikan diskon kepada wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kendal.

Secara terpisah, Ketua PHRI Kendal, Drs. H. Cahyanto, M.M yang juga sebagai pemilik Aldila Resto mengatakan, bahwa semua hotel dan restoran, serta tempat wisata yang berada dalam naungan PHRI Kendal siap memberikan diskon sebesar 5-7 % dari harga biasanya.

“Kepada para Wisatawan mari berkunjungan di tempat pariwisata Kabupaten Kendal, kami siap memberikan diskon untuk hotel, resto, dan tempat pariwisata,” ujarnya saat dihubungi wartawan Lingkar.

“Maka dari itu bagi para wisatawan, baik dari luar daerah maupun dari dalam daerah untuk bisa berbondong-bondong datang di Kabupaten Kendal dan membelanjakan uangnya di Kabupaten Kendal mulai tanggal 27 Desember 2023 sampai dengan tanggal 2 Januari 2024,” ajaknya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

KPU Kendal Mulai Terima Logistik Pemilu

Lingkar.co – Hari ini, Kamis (30/12/2023), Komisi Pemilihan Umum !KPU) Kabupaten Kendal mulai menerima pengiriman logistik. Pada tahap ini logistik yang diterima antara lain tinta, bilik suara, alat tulis kantor (ATK), label, kabel ties dan kotak suara.

Sekretaris KPU Kendal, Zen Ikhsan mengatakan, belum semua kotak suara ia terima. Saat ini ada 3.075 kotak suara dalam pengiriman tahap pertama.

“Sudah ada beberapa yang sudah dikirim seratus persen, namun banyak yang belum lengkap, kotak suara hari ini kami mendapatkan pengiriman pertama,” ujarnya.

Ia menyebut, saat ini yang sudah diterima 100 persen yakni, tinta sebanyak 6.952 botol, bilik suara 13.964 buah, tanda pengenal sebanyak 1.025.676 buah, kertas label 34.310.000 lembar, kabel segel atau kabel ties sebanyak 90.310.000 buah dan alat tulis kantor sebanyak 42.302.000 buah.
Selain kotak suara, kata dia, ada beberapa yang juga baru sebagian didistribusikan. Diantaranya bolpoin, gelang karet, plastik tempat bilik, kotak suara, peralatan coblos seperti paku busa dan lain sebagainya.

“Yang intinya saat ini masih dalam tahap pengiriman diperkirakan akhir Desember sudah mulai lengkap,” urainya.

Sedangkan untuk surat suara, lanjutnya, baru tanggal 27 Desember mulai dicetak. Sehingga belum bisa didistribusikan saat ini.

Untuk sementara, katanya, semua logistik ditampung di gudang KPU yang berada di desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh, Kendal.

Ia juga menyebut, rencana untuk pelipatan surat suara akan dilaksanakan di gedung asrama haji yang ada di Kelurahan Bugangin Kendal atau sekitar satu kilometer dari kantor KPU Kendal.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal, Mukhamad Bahrul Amik mengatakan, pihaknya belum menemukan kerusakan atau ketidaksesuaian saat mengawasi pengiriman logistik di gudang KPUd Kendal.

“Selama ini kami belum menemukan kerusakan atau ketidaksesuaian, karena belum dihitung dan dibongkar semua,” ujarnya.

Karena belum dilakukan pengecekan secara terperinci, lanjutnya, sehingga masih dalam kotak segel maupun dalam kemasan dari percetakan maupun pemenang tender.

“Nanti kalau sudah mulai di bongkar dan dikemas per kecamatan maupun TPS baru kelihatan ada yang rusak atau tidak,” pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Bandara Ngloram Mulai Layani Penerbangan Feeder Umroh

Lingkar.co – Bandara Ngloram, Cepu, Blora, Jawa Tengah resmi memulai pelayanan penerbangan feeder jamaah umroh. Kamis (16/11/2023) petang, sekitar 50 orang jamaah umroh Kabupaten Blora terbang ke Halim Perdanakusuma dengan menggunakan pesawat ATR-72, milik maskapai penerbangan Citilink.

Tampak Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., bersama keluarga juga ikut dalam rombongan umroh tersebut. Dalam penerbangan itu, selain sekitar 50 jamaah umroh, juga ada sejumlah penumpang lainnya tujuan Jakarta.

Dalam pemberangkatan penerbangan umroh perdana dari Bandara Ngloram Kamis malam tersebut, tampak hadir Anggota Komisi V DPR RI, Gus An’im Falahuddin Mahrus, yang membidangi Infrastruktur, Transportasi, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Juga Jajaran Forkopimda Blora, Kepala Kemenag Blora, Sekda, dan Forkopimcam Cepu.

Dalam kesempatan itu, Gus An’im yang juga masyayikh Ponpes Lirboyo Kediri itu, mengapresiasi upaya keras Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., dalam rangka optimalisasi Bandara Ngloram.

“Saya salut pada Pak Bupati, Gus Arief yang terus berinovasi untuk optimalisasi Bandara Ngloram. Agar keberadaan Bandara ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, salah satunya dengan pembukaan penerbangan feeder umroh seperti ini. Kami berharap kedepan Bandara Ngloram bisa berkembang untuk melayani lebih banyak lagi penerbangan, mengingat Cepu Blora ini memiliki letak yang strategis di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ucap Gus An’im.

“Selamat untuk Pak Bupati dan jajarannya, semoga ibadah umrohnya berjalan lancar, berkah untuk Blora. Kami mewakili Komisi V DPR RI siap untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur transportasi di daerah-daerah yang mempunyai potensi bagus seperti halnya Blora ini,” lanjutnya.

Bupati Arief Rohman mengucapkan syukur atas dibukanya penerbangan feeder umroh di Bandara Ngloram. Menurutnya, dengan adanya pemberangkatan calon jamaah umrah dari Bandara Ngloram dianggap mampu menghemat waktu perjalanan.

“Pertama tentu untuk optimalisasi Bandara Ngloram. Dan membantu kemudahan masyarakat dalam melaksanakan ibadah umroh, menghemat waktu perjalanan jamaah umroh,” kata Bupati yang akrab dipanggil Gus Arief itu.

Kabupaten Tetangga

Bandara Ngloram Mulai Layani Penerbangan Feeder Umroh. Foto: dokumentasi

Dikatakan, pada penerbangan feeder umroh pertama memang baru jamaah umroh dari Kabupaten Blora yang mengikuti. Namun pihaknya berharap, kedepan biro-biro perjalanan umroh dari wilayah tetangga seperti Bojonegoro, Tuban, Rembang, dan lainnya juga bisa memanfaatkan penerbangan feeder dari Ngloram.

“Minat umroh dari Bojonegoro, Tuban, Rembang juga tinggi. Kami optimis penerbangan feeder ini juga akan bisa menarik biro biro perjalanan umroh dari wilayah tersebut. Sehingga kedepan Bandara Ngloram semakin berkembang,” tambah Bupati.

Selain penerbangan feeder umroh, Bupati yang akrab disapa Gus Arief ini juga menerangkan bahwa optimalisasi Bandara Ngloram juga dilakukan dengan skema lain.

Yakni, rencananya nanti juga akan ada sekolah penerbangan, kemudian JFC (Jogja Flying Club) dalam rangka Aerowisata Blora dan beberapa lainnya, sambil menunggu penerbangan reguler dibuka kembali.

Diketahui, pembukaan penerbangan feeder umroh di Bandara Ngloram itu merupakan tindak lanjut perjanjian kerjasama antara biro umroh PT. Jaho Mulya Sunjaya dengan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perbankan Kabupaten Blora. Seperti Bank Jateng, Perumda BPR Bank Blora Artha, PT BPR BKK Blora (Perseroda), Koperasi Karya Sejahtera di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (4/10/2023) lalu.

Direktur PT. Jaho Mulya Sunjaya, Arifah Mulyani mengungkapkan alasannya memilih Bandara Ngloram sebagai bandara ‘feeder’ ibadah umrah. Dikatakan, potensi calon jamaah umrah yang berada di Kabupaten Blora dan sekitarnya cukup luar biasa banyak.

“Kalau potensi jamaah umrah saya melihat di Blora ini sangat luar biasa, apalagi saya melihat banyak pesantren, terus minatnya masyarakat juga bisa kita lihat setiap tahunnya, saya membaca di data tinggi sekali,” ucap Arifah Mulyani.

Terpisah, Kepala UPBU Dewandaru, Ariadi Widiawan menyatakan senang dan mengapresiasi dukungan Pemkab Blora dalam optimalisasi Bandara Ngloram.

“Pak Bupati ini (Bupati Arief Rohman), tidak pernah berhenti berinovasi agar Bandara Ngloram ada penerbangan. Salah satunya dengan feeder umroh ini. Kami siap mendukung, apalagi antrian haji reguler sangat lama. Banyak yang pengen umroh. Jadi ini program yang tepat untuk optimalisasi Bandara Ngloram,” ungkapnya. (Adv)

Sumur Mulai Kering, Warga Curug Sewu Kendal Kekurangan Air Bersih

Lingkar.co – Musim kemarau ini berdampak pada sumur warga Desa Curug Sewu mengering. Untuk menyiasati kekurangan air bersih, warga lantas membuat tandon sederhana untuk menampung dropping air dari BPBD Kendal.

Sedikitnya ada tiga dusun yang mengalami kekeringan ekstrem. Yakni Dusun Robyong, Sendang, dan Dusun Regeng, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Tandon air sederhana dari bahan terpal yang disangga dengan bambu maupun papan menjadi andalan warga untuk menyimpan air bersih.

“Tandonnya untuk menampung air. Karena bak di dalam rumah juga penuh saat dropping dari BPBD,” ujar Marlina (46) salah satu warga Curug Sewu, Jumat (25/8/2023).

Marlina lantas menceritakan, setiap hari dia harus menghemat air bersih. Biasanya dia menggunakan air bersih untuk keperluan masak dan minum. Bahkan, ia mengaku, sudah menghadapi kondisi kekeringan ini sejak Juli kemarin.

“Kemaraunya tahun ini agak parah. Sumur saya sampai mengering,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Marlina berharap kondisi kekeringan di musim kemarau ini bisa segera berlalu. Sehingga daerah yang mengalami kekurangan air bersih tidak semakin meluas.

Sementara Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengungkapkan, hingga kini pihaknya telah menyalurkan 400.000 liter air bersih atau 87 tangki untuk ratusan KK di Desa Curug Sewu. Ia menyebut dropping air dilakukan setiap dua hari sekali.

“Kami masih dropping air terus di musim kemarau ini. Yang terdampak hanya Desa Curug Sewu,” katanya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat