Arsip Tag: Lifestyle

Dukung Konservasi Satwa, BK Community Sumbangkan Daging Celeng ke Semarang Zoo

Lingkar.co – Komunitas pemburu hewan liar menyumbangkan daging celeng (babi hutan) seberat 250 kg ke Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo pada Senin (30/9/2024) pagi. Daging merah segar celeng yang disumbangkan itu sebagai dukungan pelestarian satwa di kebun binatang kebanggaan warga kota Semarang.

“Ini merupakan kebanggaan bagi kami komunitas pemburu bisa ikut membantu perawatan satwa di sini berupa mendukung pakan. Daging merah ini kan kebutuhan utama harimau ya,” kata ketua BK Community, Yefta seusai menyerahkan daging merah segara kepada Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin.

Menurutnya, bantuan tersebut sebagai sebuah penghargaan atas keberhasilan Awaludin dalam membangun Semarang Zoo sehingga terdapat perbaikan fasilitas dan kandang baru yang lebih layak dan menarik wisatawan.

“Ini sebagai bentuk dukungan kami karena kami sebagai warga kota Semarang asli, saya melihat kepemimpinan Pak Awal di Semarang Zoo ini sangat baik. Jadi kebun binatang ini bisa berkembang sangat baik. Jadi kita tergerak untuk membantu,” ujarnya.

Ketua BK Community saat menyerahkan daging celeng kepada Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin, Senin (30/9/2024) pagi. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Ketua BK Community saat menyerahkan daging celeng kepada Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin, Senin (30/9/2024) pagi. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Ia lantas menjelaskan aktivitas perburuan babi hutan yang dilakukan pada titik tertentu. Pada umumnya, pada lokasi tersebut babi hutan yang over populasi menjadi hama bagi petani. “Babi hutan ini kan di daerah tertentu itu kan jadi hama, seperti daerah Purwokerto, Cilacap masih fokus ke wilayah hutan selatan,” paparnya.

Meski menembak hewan liar sebagai hobi, juga memiliki nilai ekonomi karena daging merah segar hasil berburu babi hutan juga memiliki pangsa pasar konsumen tertentu. “Jadi ini bukan hanya hobi, tapi dari sisi ekonominya juga bergerak, karena daging merah ini juga dikonsumsi oleh manusia,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Semarang Zoo, Choirul Awaludin menyampaikan apresiasi atas perhatian terhadap satwa di kebun binatang yang terletak di dekat pintu tol Kalikangkung, Kendal tersebut. Menurutnya, bantuan dari BK Community sangat membantu meringankan beban operasional perawatan hewan karnivora

“Memang salah satu pakan itu kita pake daging merah. Pakan pokoknya itu kan ayam sama daging merah. Jadi ini sangat membantu operasional kami,” ungkapnya.

Perhatian Perubahan Iklim, PMI Kota Semarang Ajak Warga Adaptasi Aksi Nyata Jaga Kelestarian Lingkungan

Lingkar.co – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes., Sp.THT-KL mengajak warga dalam menyikapi perubahan iklim dengan aksi nyata menjaga lingkungan hidup yang hijau, bersih dan sehat.

“Perhatian kita untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim harus menjadi aksi nyata dalam kegiatan kemanusiaan kita,” kata Awal dalam jumpa pers seusai penutupan kegiatan Bulan Kemanusiaan tahun 2024 di Gedung Moh. Ihsan Lt. 8, Balai Kota Semarang, Sabtu (21/9/2024) pagi.

Karena, lanjut Awal menerangkan, kondisi lingkungan berpengaruh besar terhadap harkat dan martabat kehidupan manusia

Ia lantas mengungkapkan bahwa PMI Kota Semarang memiliki strategi dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup

“Tadi diawali dengan penggalan bait lagu Forever Young, itu mencerminkan kuta sebagai manusia itu ingin selalu hidup dengan semangat muda,” ujarnya.

Menurutnya, keinginan manusia untuk hidup harus ditopang oleh lingkungan yang baik dan memenuhi kebutuhan hidup manusia (oksigen dan udara yang bersih). Oleh karena itu, pemberdayaan generasi muda sebagai corong kemanusiaan generasi hijau. “Supaya mereka dengan gencar menyampaikan isu-isu lingkungan,” jelasnya.

Sebagai informasi, PMI Kota Semarang telah melaksanakan Bulan Dana dengan konsep dan brand Bulan Kemanusiaan. Pada tahun ini, bulan dana PMI Kota Semarang yang dilaksanakan sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2024 mencapai Rp 3.263.552.610. “Itu kami kumpulkan dari Mei, Juni, Juli, Agustus. Kurang lebih sama hasilnya dengan tahun lalu,” ungkapnya.

Para pemenang seleksi Duta Kemanusiaan PMI Kota Semarang 2024 berfoto bersama seusai pengumuman yang dilaksanakan dalam penutupan Bulan Dana PMI Kota Semarang tahun 2024 di Gadung Moh. Ihsan Lt.8, Balaikota Semarang, Sabtu (21/9/2024) pagi. Foto: Rifqi/Lingkar.co
Para pemenang seleksi Duta Kemanusiaan PMI Kota Semarang 2024 berfoto bersama seusai pengumuman yang dilaksanakan dalam penutupan Bulan Dana PMI Kota Semarang tahun 2024 di Gadung Moh. Ihsan Lt.8, Balaikota Semarang, Sabtu (21/9/2024) pagi. Foto: Rifqi/Lingkar.co

Menjawab pernyataan tentang target perolehan dana, Awal mengaku yang utama bukan nominal angka bantuan yang masuk. Melainkan kesadaran masyarakat selalu menggelorakan semangat kemanusiaan dan dibibitkan kepada generasi muda.

ia tekankan pada tahun 2024 ini, Bulan Dana PMI atau Bulan Kemanusiaan PMI Kota Semarang mengangkat isu kepedulian terhadap lingkungan hijau. Dengan demikian keberhasilan Bulan Kemanusiaan sejalan dengan keberhasilan isu kemanusiaan itu berjalan efektif di masyarakat.

Hadirkan Soegi Bornean, Pemkot Semarang Gelar Ki Ageng Pandanaran Art Festival 2024 di Kota Lama, Catat Tanggalnya!

Lingkar.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera akan mengelar ‘Ki Ageng Pandanaran Art Festival 2024’. Menariknya, dalam festival tersebut akan menampilkan band populer asal Kota Lunpia, yakni Soegi Bornean.

Melalui akun instagram @semarangpemkot, festival ini adalah bentuk penghargaan kepada tokoh pembesar Agama Islam di Semarang, yakni Ki Ageng Pandanaran.

“Halo, Sedulur Semarang! Kota Semarang akan menggelar Ki Ageng Pandanaran Art Festival dalam rangka menghormati Ki Ageng Pandanaran,” jelas akun tersebut dal captionnya yang diunggah pada Jum’at (26/7/2024).

Festival ini sendiri bertujuan untuk merayakan dan melestarikan warisan budaya Semarang dengan menggelar event pameran seni dan sejarah.

“Festival ini bertujuan untuk merayakan dan melestarikan kekayaan warisan budaya dengan menampilkan pertunjukan tradisional, pameran seni, dan peragaan sejarah,” lanjutnya.

Festival ini sendiri akan digelar pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2024 di Kota Lama Semarang

Rundown Of Events

15.30-15.35 WIB : Penandatanganan Pakta Integritas
15.35-15.50 WIB : Penyerahan Hadiah Fashion Show Perbawa
15.50-16.00 WIB : Launching Gemerlap Wayang Dahsyat
16.10-16.45 WIB : Fashion Show, Parade 1000 Perempuan16.45-16.50 SIB : Berkebaya, Flash Mob & Break
18.30-18.45 WIB : Angklung Show
18.45-19.00 WIB : Flashmob
19.00-19.15 WIB : Tari Icling
19.15-19.45 WIB : Gambling dan Lawak
19.45-20.05 WIB : Tari Topeng Bian Lian
20.05-20.10 WIB : MC Insert
20.10-20.40 WIB : Performance Soegi Bornean
20.40-20.45 SIB : MC Insert N Closing
20.45-21.45 WIB : Performance Adera
(ADV)

Puasa Dapat Meredam Penyakit Asam Lambung

Lingkar.co – Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Muhammad Firhat Idrus menyebutkan, bahwa berpuasa dapat membantu mengurangi kejadian dan keparahan dari penyakit yang berkenaan dengan asam lambung seperti GERD dan maag.

“Puasa itu justru malah mengurangi kejadian atau mengurangi keparahan dari GERD,” katanya, dikutip dari Antara, Selasa (12/3/2024).

Menurutnya, hal itu karena puasa yang mengatur tubuh manusia untuk makan pada waktu yang sama setiap harinya, yakni pada saat sahur dan berbuka puasa.

Kondisi tersebut, katanya, dapat membantu menormalkan kembali kondisi tubuh seseorang yang memiliki penyakit lambung. Di mana beberapa penyebabnya biasanya terjadi karena seseorang tersebut tidak memiliki pola makan yang baik.

Adapun kekambuhan penyakit lambung yang diderita seseorang pada saat berpuasa, katanya, sejatinya diakibatkan oleh jenis makanan dan cara makan yang kurang baik saat sahur maupun berbuka.

“Pertama adalah makanan tinggi dengan lemak. Kita tentu tahu apapun yang digoreng atau deep fry atau makanan bersantan ya, atau makanan yang mungkin gajih atau jeroan ya,” jelasnya.

Firhat menjelaskan, makanan tinggi lemak dapat memicu produksi asam lambung, serta membuat kerongkongan lebih relaks, yang dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain makanan tinggi lemak, ia menyebutkan, makanan yang sangat pedas dan minuman yang bersifat asam seperti jeruk dan anggur, dan minuman bersoda juga dapat mempengaruhi hal tersebut.

“Kemudian, kopi. Kopi itu makanan atau minuman yang meningkatkan asam lambung dan menaikkan atau meningkatkan risiko asam lambungnya naik ke kerongkongan,” katanya.

Selanjutnya, Firhat mengakatan, pola makan “balas dendam” yang berlebihan dalam waktu yang sama baik pada saat sahur atau waktu berbuka puasa juga dapat mempengaruhi timbulnya penyakit yang berkenaan dengan asam lambung.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada para penderita penyakit yang berkenaan dengan asam lambung untuk berpuasa dengan tetap memperhatikan jenis makanan dan cara makan yang baik, agar penyakit lambung tidak mengganggu ibadah puasa yang sedang dijalankan. (*)

Upaya Pemkab Kendal Tingkatkan Kunjungan Libur Nataru, Mulai Tambah Fasilitas Hingga Sekda Keluarkan Surat Edaran

Lingkar.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Dari memberikan tambahan fasilitas gratis hingga surat edaran.

Untuk menambah kenyamanan pengunjung, Pemkab Kendal telah menambahkan fasilitas gratis, salah satunya membuat gasebo di area wisata Pantai Sendang Sekucing.

Kemudian, pihak pengelola area wisata juga diminta untuk membuat suasana yang meriah, salah satunya adanya tambahan wahana permainan dan konser dangdut di Pantai Cahaya.

Sedangkan di Kolam Renang Boja, telah ditambahkan lampu malam. Selanjutnya untuk di Curug Sewu pada liburan ini ada tontonan untuk lebih mengenalkan budaya lokal Kendal.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk ketika terjadi lonjakan pengunjung, Pemkab Kendal juga menambah petugas keamanan dari kepolisian, Dinas Perhubungan dan Satpol PP, dan petugas Pemadam Kebakaran untuk bisa siap siaga.

Bahkan, Pemkab Kendal juga mengeluarkan Surat Edaran Sekda Nomor 556/148/Disporapar tanggal 29 November 2023 tentang imbauan dan pengumuman untuk melakukan kunjungan wisatawan maupun kegiatan luar ruang di DTW yang berada di wilayah Kabupaten Kendal.

Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Irham Chalid mengatakan, semua upaya yang sudah dilakukan adalah demi kemajuan sektor Pariwisata di Kabupaten Kendal, terutama dalam meningkatkan jumlah pengunjung.

Sebab, menurutnya, hal itu akan berdampak positif pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kendal dari sektor pariwisata.

“Kabupaten Kendal memiliki banyak tempat pariwisata yang sangat menarik, untuk itu diimbau kepada warga Kendal khususnya, dan mengajak seluruh masyarakat dari luar daerah untuk bisa berlibur di Kabupaten Kendal, karena liburan di Kendal Lebih Asik,” ujarnya saat dikonfirmasi Lingkar, Kamis (29/12/2023).

Menyambut hal itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kendal juga memberikan diskon kepada wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Kendal.

Secara terpisah, Ketua PHRI Kendal, Drs. H. Cahyanto, M.M yang juga sebagai pemilik Aldila Resto mengatakan, bahwa semua hotel dan restoran, serta tempat wisata yang berada dalam naungan PHRI Kendal siap memberikan diskon sebesar 5-7 % dari harga biasanya.

“Kepada para Wisatawan mari berkunjungan di tempat pariwisata Kabupaten Kendal, kami siap memberikan diskon untuk hotel, resto, dan tempat pariwisata,” ujarnya saat dihubungi wartawan Lingkar.

“Maka dari itu bagi para wisatawan, baik dari luar daerah maupun dari dalam daerah untuk bisa berbondong-bondong datang di Kabupaten Kendal dan membelanjakan uangnya di Kabupaten Kendal mulai tanggal 27 Desember 2023 sampai dengan tanggal 2 Januari 2024,” ajaknya. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Desa Plososari dan Kalirejo Jadi Kampung Moderasi Beragama, Ini Alasan Kemenag Kendal

Lingkar.co – Jelang akhir tahun 2024, Desa Kalirejo Kecamatan Singorojo dan Desa Plososari Kecamatan Patean Kendal secara resmi menjadi Kampung Moderasi Beragama. Launching dua kampung moderasi beragama itu dilaksanakan di Desa Plososari Kecamatan Patean Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/12/2023).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal, KH Mahrus menuturkan, mulanya dua desa tersebut dalam kategori Desa Harmoni, kemudian ditingkatkan menjadi Kampung Moderasi Beragama. Sejalan dengan hal itu, dirinya berharap muncul hal serupa pada tiap tahun.

“Harapanya tiap tahun ada satu Kampung Moderasi. Ditargetkan nantinya semua desa di Kabupaten Kendal bisa jadi kampung moderasi. Sehingga masyarakat lintas agama bisa rukun saling menghargai, bahkan bisa saling bahu-membahu,” ujarnya.

Dijelaskan, kedua desa itu menjadi desa moderasi beragama sebab kehidupan di sana desa saling menghargai antar pemeluk agama.

Jumlah penduduk Desa Plososari sekitar 6.800 jiwa dengan mayoritas penduduk beragama Islam, selebihnya beragama Kristen, Katolik, Budha dan Hindu. Meski mereka berbeda keyakinan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan berlangsung baik. Mereka hidup rukun berdampingan satu sama lain, saling menghormati, dan tetep mengedepankan gotong royong.

Misalnya, ketika umat Islam merayakan Hari Raya, maka umat agama lain juga menghargai. Bahkan warga desa saling membantu kegiatan pengamanan hari besar keagamaan umat penganut agama di desa tersebut.

Sementara, Sekda Kendal, Ir. Sugiono, MT, mengapresiasi kerukunan antar umat beragama di dua desa tersebut. Salah satu contohnya ketika umat Nasrani melaksanakan misa Natal, Banser juga ikut menjaga keamanan, begitupula sdebaliknya dengan umat agama lainnya.

Sugiono berharap, budaya saling membantu yang ada bisa ditingkatkan, semisal jika ada salah satu umat beragama yang sedang membangun rumah ibadah, maka umat agama lain ikut membantu.

“Kabupaten Kendal sudah ada dua desa percontohan, yang tadinya desa harmoni sekarang meningkat jadi kampung moderasi beragama. Harapannya dengan adanya kampung moderasi ini bisa saling menghargai, saling guyup, rukun antar pemeluk agama,” ucapnya.

Kepala Desa Plososari, Supari menuturkan, desa yang ia pimpin bisa menjadi desa moderasi tidak lepas karena adanya dukungan dari masyarakat dan Kemenag Kabupaten Kendal. Ia berharap, peluncuran kampung moderasi beragama ini bisa meningkatkan kerukunan antar umat beragama.

“Harapan kami selaku kepala desa, dengan adanya Launching Kampung Moderasi ini bisa meningkatkan kerukunan antar umat beragama. Dengan otomatis juga akan meningkatkan perekonomian di desa Plososari,” ujarnya.

“Kami ucapkan terimakasih pada Kemenag Kendal dan pemerintah kabupaten Kendal sudah memilih desa kami sebagai kampung moderasi beragama,” sambungnya.

Sebagai informasi, Kampung Moderasi Beragama dihidupkan oleh orang yang ada di desa tersebut. Kampung moderasi merupakan rumah bersama bagi semua umat beragama yang membawa kebaikan untuk bersama, saling mendukung, saling menguatkan, dan menggunakan agama.

Prosesi launching kampung moderasi dilakukan di halaman wihara dengan penandatangan prasasti oleh Sekda Kendal dan Kepala Kemenag Kendal. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama. (*)

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Pentas 15 Dalang Cilik Blora, Sampaikan Pesan Pelestarian Lingkungan

Lingkar.co – Sebanyak 15 dalang cilik Blora tampil memukau saat pentas di Desa Nglarohgunung, Kecamatan Jepon, Blora, Jawa Tengah, Rabu (27/12/2023) malam. Dengan dipandu belasan dalang anak multitalenta, rata masih duduk di SD dan SMP, mereka sampaikan pesan pelestarian lingkungan.

Di acara itu, juga tampil kesenian Barongan Kuncoro Aji Joyo memeriahkan suasana. Pementasan wayang Dalang Cilik dengan tema ‘Merawat Bumi’ tersebut membawakan itu lakon Semar Bangun Klampis Ireng.

Yang menarik di lakon Semar Bangun Klampis Ireng yang dbawakan para dalang cilik itu, pesan-pesan terkait isu pelestarian lingkungan disampaikan dan dipromosikan.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si hadir secara langsung menyaksikan penampilan 15 dalang cilik. Orang nomor satu di Blora itu mengapresiasi kegiatan dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap lingkungan hingga kesenian daerah.

“Kalau tadi melihat kegiatan kegiatan yang sudah dilakukan, luar biasa. saya sampaikan apresiasi, Nglarohgunung keren,” teang Bupati

Disampaikan, dengan kekayaan kesenian dan budaya yang dimiliki Blora, maka generasi muda perlu dilibatkan untuk ikut merawat dan melestarikannya. “Malam ini jadi sesuatu yang membanggakan untuk kita, bahwa Blora ini kaya akan potensi kesenian dan kebudayaan, termasuk dalang cilik yang ada di Blora.’’

Bupati yang akrab disapa Mas Arief tersebut mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Blora telah menjalin kerja sama dengan ISI Surakarta. Sehingga nantinya diharapkan dapat mendukung upaya pemajuan pada sektor kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Blora

“Kita terus mendukung upaya pelestarian kesenian dan kebudayaan ini, kita sudah ada kerja sama dengan ISI dan lainnya, diharapkan nanti adik-adik akan kuliah sesuai dengan hobinya,” papar Mas Arief

Kepada para orang tua yang putra putrinya hobi dalang, diminta untuk terus mendampingi, apalagi ada rencana nanti akan ada cabang ISI di Blora. Semoga bakat terpendam yang ada bisa terus dibina dan semoga kesenian serta kebudayaan di Blora ini terus lestari dengan minat anak-anak kita.

Dana Indonesiana

Bupati Blora, Arief Rohman berfoto bersama para dalang cilik. Foto: dokumentasi

Sementara itu, koordinator program, Munasir, menyampaikan, kegiatan positif ini terselenggara berkat dukungan penuh oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui program Dana Indonesiana.

“Terima kasih kepada pihak dari Kementerian Pendidikan yang telah memberikan support pembiayaan penuh di kegiatan kami. Semoga kegiatan ini bisa memberikan kontribusi yang baik, buat generasi muda generasi budaya di kabupaten Blora,” terang Munasir.

Dijelaskan, program ini diikuti oleh belasan pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Workshop sendiri, lanjutnya, digelar selama kurang lebih satu minggu diselenggarakan di Sanggar Seni Cahya Sumirat dan ditemani oleh 2 (dua) orang fasilitator. Hingga akhirnya diselenggarakan Lokakarya dan Pementasan 15 Dalang Cilik, di Desa Nglarohgunung.

Salah satu peserta Dalang Cilik, Satrio Damar Sakti, dari Desa Sumberejo yang masih duduk di bangku kelas 4 SDN Sumberejo, mengaku senang dan bersyukur bisa ikut tampil dalam pementasan ini.

Saat disapa Mas Arief, Satrio dengan terus terang menyampaikan cita-citanya. “Cita-citanya jadi dalang,” ungkap Satrio kepada Bupati Blora. (Adv)

Sampah Saat Perayaan Tahun Baru di Pati Diprediksi Naik hingga 30 Persen

Lingkar.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati memprediksi sampah yang dihasilkan saat perayaan tahun baru naik hingga 30 persen dibanding hari biasanya.

Menurut Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan DLH Kabupaten Pati Henri Setiawan, hal itu terjadi karena masa libur panjang sekolah bertepatan dengan libur Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), sehingga banyak perantau yang pulang kampung. Juga, banyak warga luar daerah yang liburan ke Kabupaten Pati.

“Potensi sampah prediksi kami, di Pati kota khususnya meningkat 20 hingga 30 persen. Biasanya kalau keseluruhan kita melayaninya itu sekira 169 hingga 170 ton per hari,” ungkap Henri Setiawan saat ditemui di kantornya, Rabu (27/12/2023).

Untuk mengatasi masalah tersebut, ia mengaku pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah persiapan. Di antaranya memastikan armada pengangkut sampah. Ada enam armada yang akan dioperasikan.

“Jadi armada kita persiapkan agar bisa betul-betul kebutuhan masyarakat terlayani, terutama masalah kontainer, kondisi kendaraan dan lain sebagainya, agar pada saat tahun baru nanti tidak ada kendala,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, juga terkait Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Pihaknya akan menyiapkan sejumlah tenaga kebersihan di sejumlah titik potensi keramaian.

“Personel yang disiapkan terutama di alun-alun paling tidak ada enam tenaga kebersihan dan diawasi dua pengawas,” paparnya.

Ia lanjut menerangkan, para tenaga kebersihan ini akan bekerja hingga pukul 19.00 WIB pada tanggal 31 Desember 2023. Sementara, pada tanggal 1 Januari 2024, akan mulai bekerja pada pukul 03.00 WIB dini hari.

Namun demikan, katanya, ada beberapa tenaga kebersihan yang mengajukan libur. Ia mengatakan akan diizinkan jika alasannya tepat.

“Namun, sebelum pengajuan permohonan harus mencari penggantinya. Misal sopir ya pengganti sopir. Juga tidak boleh terlalu lama liburnya, satu hari lah,” katanya.

Selain menyiapkan petugas, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, terutama di lokasi-lokasi publik seperti alun-alun. Diharapkan jangan membuang sampah sembarangan.

“Tahun baru semakin ke sini kita sudah mulai punya persiapan yang bagus. Jadi tidak ada sesuatu yang spesial. Itu juga beberapa minggu kita juga ada Car Free Day. Penyikapannya sama,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Libur Nataru 2024 Gerbang Tol Kaliwungu dan Weleri Terpantau Masih Aman

Lingkar.co – Direktur jalan tol Jasa Marga ruas Semarang-Batang, Nasrullah mengatakan, pihaknya mengantisipasi terjadinya antrian panjang pada masa libur natal 2023 dan tahun baru 2024 (Nataru), dengan menambah mobile reader di gerbang tol.

“Untuk mengantisipasi antrian panjang, kami menambah mobile reder gerbang tol sebuluh buah, nantinya akan kita fungsikan selama nataru, sehingga tidak akan terjadi antrian panjang di gerbang tol. Seandainya ada, masih dalam batas kewajaran,”. jelas Nasrullah, keSelasa (26 /12/2023)

Lonjakan pengguna Jalan Tol terjadi mulai Senin (25/12) petang, nampak di gerbang tol utama Kalikangkung Semarang terjadi antrean kendaraan, baik yang masuk menuju Semarang atau masuk menuju ke arah Jakarta. Para petugas jalan tol pun sibuk mengatur arus lalu lintas, supaya tidak terjadi penumpukan.

Menurut Nasrullah, volume kenaikan arus kendaraan mencapai 28 persen atau sekitar 50.649 kendaraan dari Jabodetabek masuk ke wilayah Kendal, dan khususnya gerbang tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah.

Pihaknya telah mengoptimalkan 17 gardu transaksi dan masing-masing 5 mobile reader untuk keluar masuk dari arah jakarta maupun surabaya atau 10 mobile reader, serta fasilitas penambahan petugas top up untuk mengisi saldo kartu e-tol.

Ia melanjutkan, pengelola jalan tol jasa marga ruas Semarang Batang memprediksi puncak arus balik libur natal dan tahun baru kali ini akan terjadi mulai 1 Januari atau awal tahun 2024.

Ia juga mengimbau agar para warga yang melakukan perjalanan mudik maupun liburan agar selalu menyiapkan dengan seksama kebutuhan selama berkendara, baik kesehatan diri maupun kondisi kendaraan, serta mengecek saldo tol.

Penulis: Wahyudi
Editor: Ahmad Rifqi Hidayat

Meriah, Ribuan Masyarakat Saksikan Rampak Seni Barongan di Cepu

Lingkar.co – Ribuan masyarakat saksikan pentas Rampak Seni Barongan Blora di Taman Tuk Buntung, Cepu, Blora, Jawa Tengah, Kamis (21/12/23) malam.

Pentas barongan ini digelar sebagai salah satu kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi ke -274 Kabupaten Blora.

Menariknya, pementasan Barongan dari Sedulur Barongan Kecamatan Cepu ini didukug 15 paguyuban kesenian Barongan lainnya. Pentas dimulai malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, namun demikian, penonton sudah banyak yang memadati satu jam sebelumnya.

Mereka datang dari Cepu dan sekitarnya. Mulai dari balita, anak-anak, remaja, hingga dewasa, tampak antusias menyaksikan pementasan barongan tersebut. Bahkan sesekali riuh gelak tawa muncul dari penonton, ketika penari Barong sesekali melontarkan candaan.

Bupati Blora H. Arief Rohman, bersama Forkopimda Blora hadir secara langsung untuk menyaksikan pagelaran Rampak Barongan Blora tersebut. Dia berharap, adanya pementasan tersebut bisa semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kesenian daerah. Sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku kesenian Barongan Blora.

Disampaikan, kesenian barongan merupakan salah satu kekayaan budaya Kabupaten Blora. Jumlah grup barongan di Blora ini ada ratusan, maka dari itu Blora juga mendapat julukan sebagai kota Barongan. ‘’Kekayaan budaya ini harus kita cintai. Ini adalah sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat dan kreativitas para pelaku kesenian,” papar Bupati Arief.

Kepedulian Exxon

Bupati Blora, H. Arief Rohman disela kegiatan pementasan kesenian barongan. Foto: dokumentasi

Setiap tahunnya, dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora berbagai pementasan kesenian selalu diselenggarakan untuk menghibur masyarakat Blora.

Exxon Mobil Cepu Limited menjadi salah satu pihak yang terus mendukung kesenian daerah ini untuk bisa tampil. Pementasan Rampak Barongan di Tuk Buntung juga menjadi salah satu bentuk apresiasi kepada para pelaku seni barongan di Blora.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Exxon Mobil Cepu Limited yang telah membantu kegiatan ini dan juga teman-teman dari Barongan Cepu,” tambah Bupati Arief

Sementara itu, mewakili pimpinan Exxon Mobil Cepu Limited, M.Romadhona selaku Maintenance Superintendent, berharap agar sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blora dan masyarakat Blora bisa senantiasa terjalin dengan baik.

Dirinya berharap agar masyarakat Cepu maupun Blora bisa menikmati pementasan kesenian Barongan ini serta melestarikan kesenian daerahnya.

“Kami berharap masyarakat Cepu, Blora dapat menikmati acara malam hari ini, pesan-pesan moral dari acara malam ini dapat tersampaikan lewat karyanya, semoga ini menjadi penyelaras kerja sama yang lebih baik lagi dengan Pemkab Blora dan Masyarakat Blora,” terangnya

Dalam acara tersebut, Bupati juga turut menyerahkan penghargaan apresiasi kepada atlet berprestasi NPCI Blora dalam ajang Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 secara simbolis.

Adapun perwakilan penerima yakni Yusuf Fikri Albar cabor para atletik lari 400m putra T47 yang berhasil meraih Emas, lalu Mei Dista Afdarista cabor Para Atletik Lari 400m putri T13 berhasil meraih medali emas. (Adv)